KLB Difteri di Balikpapan Belum Bisa Dicabut, Begini Alasannya

Balerina mengatakan, untuk kasus difteri di Balikpapan sudah mencapai 22 pasien dengan 3 orang postif culture.

KLB Difteri di Balikpapan Belum Bisa Dicabut, Begini Alasannya
Kolase/TribunKaltim.co
Ilustrasi - KLB Difteri 

TRIBUNKALTIM.CO - Status Kejadian luar Biasa (KLB) difteri di kota Balikpapan belum bisa dicabut, lantaran masih banyak pasien difteri yang dirawat di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, Kamis (22/2/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Balerina mengatakan, belum bisa ditarik statusnya masih KLB, karena masih ada penyuluhan vaksin.

Baca: Nelayan Asal Filipina yang Ditemukan Terombang-ambing di Laut Masih Belum Bisa Dipulangkan

"Vaksin masih dilakukan ke sekolah-sekolah dan warga. Tunggu selesai ORI dan vaksin selesai baru bisa ditarik status KLB, itu pun kalau tidak ada pasien lagi," kata Balerina.

Balerina mengatakan, untuk kasus difteri di Balikpapan sudah mencapai 22 pasien dengan 3 orang postif culture.

"Kalau sudah tidak ada lagi pasien yang terkena difteri baru statusnya dicabut. Tidak ada target untuk vaksinisasi, yang jelas vaksin terus dilakukan ke sekolah dan masyarakat," ujarnya.

Baca: Resmi Bercerai dari Indadari, Kini Caesar Sudah Mulai Pamer Foto Berduaan dengan Sosok Wanita Ini

Balerina mengatakan, untuk culture positif dilakukan di rumah sakit Surabaya.

"ORI masih jalan, sudah banyak yang divaksin, sekitar 30 an ribu vaksin ke sekolah. Jadi vaksin itu mulai dari Balikpapan Timur sudah sementara jalan. Wilayah Barat dan Utara sementara ini masih menunggu vaksin," ungkapnya.

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved