Pedagang Eks Pasar Jamaker Liem Hie Djung Protes Akan Digusur, Ini Tuntutan Mereka. . .

Pemerintah Kabupaten Nunukan mengingatkan para pedagang harus sudah ditertibkan sebelum peresmian pasar tradisional terpadu.

Pedagang Eks Pasar Jamaker Liem Hie Djung Protes Akan Digusur, Ini Tuntutan Mereka. . .
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Bangunan milik pedagang di atas lahan eks kebakaran Jamaker Liem Hie Djung yang akan digusur menyusul beroperasinya pasar tradisional terpadu. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Sejumlah pedagang eks kebakaran Pasar Jamaker Liem Hie Djung memprotes langkah Pemerintah Kabupaten Nunukan yang meminta mereka pindah dari lahan yang ditempati saat ini.

Pemerintah Kabupaten Nunukan mengingatkan para pedagang harus sudah ditertibkan sebelum peresmian pasar tradisional terpadu.

"Ini sepihak. Kami yang merupakan eks korban kebakaran Liem Hie Djung dan Pasar Jamaker semakin tersakiti," kata Salman, salah seorang pedagang, Selasa (27/2/2018).

Ada sekitar 12 rumah di sekitar pasar tradisional terpadu bantuan Kementerian Perdagangan RI tahun 2017 di Nunukan Barat yang menjadi target penggusuran.

Sebanyak 4 unit rumah diantaranya memiliki legalitas berupa sertifikat tanah dan bangunan.

Para pedagang menilai, kebijakan Pemerintah Kabupaten Nunukan tersebut sangat otoriter.

Apalagi perintah pengosongan rumah untuk penggusuran tanpa melibatkan masyarakat yang menjadi target penggusuran.

Baca juga:

Nusyirwan Ismail Meninggal, Jenjang Karirnya dari Pembantu Dekan Sampai Wawali Samarinda

Halaman
123
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved