Piala Gubernur Kaltim
Jelang Final, Rahmad Darmawan Sebut Arema FC Lebih Unggul 4 Jam Recovery
Jelang pertemuan kedua klub, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menilai timnya punya masalah di kondisi fisik pemain.
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sriwijaya FC resmi menjadi penantang Arema FC di laga final Piala Gubernur Kaltim, usai membekuk juara bertahan Borneo FC dengan skor 8-7 di babak adu penalti, Jumat (2/3/2018).
Laga final Arema FC melawan Sriwijaya FC ini akan berlangsung di Stadion Utama Palaran Samarinda Kalimantan Timur, Minggu (4/3/2018).
Jelang pertemuan kedua klub, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menilai timnya punya masalah di kondisi fisik pemain.
Baca: Jelang Final Piala Gubernur Kaltim, Ini Problem yang Dihadapi Arema FC
Pasalnya tenaga Laskar Wong Kito terkuras selama 120 menit pada babak semifinal menghadapi Borneo FC.
Belum lagi pertandingan kemarin berjalan dengan intensitas tinggi.
"Untuk menghadapi laga final, sekarang ini permasalahan kita adalah kondisi fisik karena tenaga pemain terkuras lebih banyak di semifinal. Sekarang ini taktikal harus memperhatikan kondisi fisik pemain juga," ujar pelatih yang akrab disapa RD ini, Sabtu (3/4/2018).
Baca: Ke Final PGK, Ini Kunci Come Back Sriwijaya FC, Coach RD: Perlawanan Terbaik, Terima Kasih Borneo FC
RD bahkan menyebut Arema FC punya keuntungan lebih di laga final.
Pasalnya Singo Edan memiliki waktu recovery yang lebih banyak 4 jam ketimbang Sriwijaya FC.
"Arema main 90 menit saja di semifinal. Lalu recovery mereka lebih bagus 4 jam dari pada kita. Sriwijaya di semifinal main terakhir dan menguras waktu lebih lama sampai adu penalti, sehingga kita gak cukup untuk recovery dan waktu tidur pemain," katanya.
Baca: Sempat Unggul 2-0, Akhirnya Pupus Harapan Borneo FC Melangkah ke Final, Begini Kata Sang Pelatih
Menghadapi situasi ini, RD mengaku siap menerapkan rotasi pemain di laga final guna menjaga stabilitas permainan anak asuhnya.
Baca: Empat Penendang Borneo Gagal di Adu Penalti Lawan Sriwijaya FC
"Sisi psikologis pemain saya juga ikut berimbas, tapi saya harus rotasi pemain. Kami akan sangat berhitung dengan kondisi pemain saya. Belum lagi underpressure secara psikis," ucap RD. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rahmad-darmawan-pgk_20180303_090636.jpg)