Senin, 13 April 2026

Terkubur di Bawah Es, Inilah Kota Rahasia yang Dihuni Jutaan Penguin

Sebuah tempat yang dijuluki ilmuwan sebagai kota rahasia baru saja ditemukan.

The Danger Island 

TRIBUNKALTIM.CO -- Sebuah tempat yang dijuluki ilmuwan sebagai kota rahasia baru saja ditemukan.

Kota ini ditemukan tanpa sengaja oleh para ilmuwan setelah melihat banyak kotoran pinguin melalui NASA.

Sebuah penemuan mengagumkan di mana satu tempat dihuni oleh 1,5 juta penguin.

Dilansir Grid.ID melalui Metro penemuan tersebut sebenarnya bukanlah penemuan baru.

Hal ini sudah diketahui sejak lama dan pulau tersebut disebut sebagai 'The Danger Island'.

Baca: Mau Sehat eh Tapi Habis Olahraga Tubuh Malah Sakit? Cek Dulu 3 Hal Ini

Hampir setiap tempatnya sulit untuk dijangkau, sekelilingnya dipenuhi bebatuan dan terkubur di bawah es.

Namun, di dalam pulau tersebut ditemukan sejumlah besar pinguin yang diketahui berspesies Adélie Penguins.

Spesies ini merupakan salah satu yang paling umum dan banyak ditemukan di Antartika, meski dilaporkan mengalami penurunan populasi.

Baca: Viral, Foto Anies Tolak Pinggang saat Bersama Jokowi! Ini Komentar Gubernur DKI Jakarta

Heather Lynch, profesor ekologi dan evolusi di Stony Brook University menyebutkan beberapa spesies tidak terdeteksi di Pulau Danger.

Pada tahun 2014, Lynch dan rekan-rekannya melihat kotoran pinguin melalui citra satelit NASA di pulau-pulau itu.

Akhirnya mereka meluncurkan sebuah ekspedisi pada bulan Desember 2015.

Baca: Nyaris WO Lawan Borneo FC, Begini Penjelasan Sriwijaya FC

Tim ini juga menggunakan pesawat tak berawak untuk memotret seluruh pulau dari atas, menghitung pinguin dan sarang mereka menggunakan perangkat lunak jaringan syaraf tiruan.

Mereka mengatakan penemuan tersebut menunjukkan bahwa pinguin Adélie memiliki waktu yang lebih baik.

Baca: Makin Mesra Nih, Janda Cantik Tommy Soeharto dengan Aktor Ganteng Hollywood

Uniknya, tidak hanya memiliki populasi pinguin Adélie terbesar di Semenanjung Antartika, pinguin-pinguin di Pulau Danger tidak mengalami penurunan populasi. (Grid.ID/Afif Khoirul Muttaqin)

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved