Breaking News:

Fadli Ungkap Hibah Dialokasikan Lewat Dana Aspirasi DPRD Kaltim

Majelis kemudian mempertanyakan, bagaimana pengawasan langsung di inspektorat Wilayah Provinsi Kaltim.

Penulis: Budhi Hartono | Editor: Kholish Chered
Ilustrasi uang rupiah 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

 TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang kasus korupsi dana hibah APBD Kaltim 2014, terkait dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) Jmicron, digelar Rabu (7/3/2018).

Dalam persidangan terungkap adanya aliran dana aspirasi dari anggota Dewan.

Ini terungkap dari hasil pemeriksaan saksi dari staf honor di DPRD Kaltim dan Biro Keuangan dan Dinas Pendidikan Pemprov Kaltim. 

Perkara dugaan korupsi dana hibah/bantuan sosial kepada LPK Jmicron dengan terdakwa Ednand AD dengan nilai bantuan Rp 1,4 miliar. 

Baca juga:

Wah, Riyad Mahrez Mendadak Umumkan Gantung Sepatu di Akunnya, Ada yang Janggal?

PBB Pastikan Tak Gabung Koalisi Pendukung Jokowi, Begini Postingan Yusril

Bakal Dilaporkan Mahfud MD, Akun Twitter @RestyCayah Malah Menantang Balik

Bukan Pendanaan, Ini Persoalan Terbesar UMKM di Bumi Etam

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved