Rabu, 22 April 2026

Berpeluang Gantikan Almarhum Nusyirwan, Begini Jawaban Sekkot Samarinda

"Kan sama saja statusnya. Waktu beliau jadi calon kan nggak ada, sudah ada Pj yang menggantikan," jelasnya.

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Sekkot Samarinda, Sugeng Chairuddin. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemkot Samarinda telah mengirimkan Akta Kematian Wakil Walikota (Wawali) Samarinda almarhum Nusyirwan Ismail ke DPRD Kota Samarinda. 

Akta Kematian ini, jelas Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin kepada  Tribunkaltim.co, Sabtu (10/3/2018), sebagai dasar bagi DPRD Kota Samarinda untuk menggelar Sidang Paripurna pengumuman pemberhentian almarhum Nusyirwan Ismail sebagai Wawali Samarinda.

"Jadi, kita sudah mengirim Akta Kematian ke DPRD. Kemudian, DPRD akan melaksanakan Sidang Paripurna Pemberhentian. Jadi yang memberhentikan DPRD," jelasnya.

Setelah itu, pimpinan DPRD Kota Samarinda akan mengusulkan kepada Mendagri melalui Gubernur Kaltim untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian.

SK inilah selanjutnya yang menjadi dasar bagi Pemkot Samarinda dan partai pengusung, yakni Demokrat, Nasdem, dan PKS, untuk bekerja memproses nama-nama yang akan mengisi posisi Wawali Samarinda.

Nantinya, akan ada dua nama calon Wawali Samarinda yang akan disampaikan ke DPRD Kota Samarinda.

"Nanti dua nama ini akan dipilih di DPRD. Apakah aklamasi, atau seperti apa, itu DPRD," katanya.

Dengan demikian, kata Sugeng, bola kini ada di tangan DPRD Kota Samarinda. 

"Ya, (bolanya) di DPRD," imbuhnya.

Pemkot Samarinda sendiri menurutnya tak punya kepentingan agar posisi Wawali yang saat ini lowong segera terisi. 

Kebetulan, kata dia, hingga 23 Juni 2018 mendatang, posisi Walikota dan Wawali memang sedang kosong karena keduanua sedang cuti kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, dan sementara waktu Kota Samarinda dipimpin oleh Penjabat (Pj) Walikota Samarinda.

"Kan sama saja statusnya. Waktu beliau jadi calon kan nggak ada, sudah ada Pj yang menggantikan," jelasnya.

Terkait namanya yang juga digadang-gadang masuk ke bursa calon Wawali pengganti almarhum Nusyirwan, sambil tertawa, mantan Ketua Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda ini tak menolak, dan tak pula mengiyakan bersedia maju.

Sugeng menyebut dirinya masih fokus melaksanakan tugasnya sebagai Sekkot Samarinda. Pun jika ada partai politik (parpol) yang mengusung, Sugeng kembali  memberikan jawaban diplomatis.

"Kalau bisa nggak usahlah, saya kan birokrat. Masih banyak yang lain," ujar Sugeng sembari tertawa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved