Dua Sumur Dalam Rusak, Pasokan Air Berkurang 4,7 Juta Liter; PDAM Sediakan Mobil Tangki Gratis

“Kita ingin kaji dulu bagaimana sebenarnya kondisi sumur Kanaan ini, makanya kita datangkan kamera bawah tanah,” paparnya.

TRIBUN KALTIM / UDIN DOHANG
Direktur PDAM Tirta Taman Bontang, Suramin memantau langsung perbaikan pompa sumur dalam PDAM di jalan Bhayangkara, Bontang Utara. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Distribusi air bersih Pdam Tirta Taman ke sejumlah wilayah Kota Bontang terganggu sejak beberapa hari terakhir.

Hal ini dikarenakan dua sumur dalam (deep whell) yang jadi sumber air baku PDAM mengalami kerusakan secara bersamaan. Imbasnya, PDAM kekurangan 4,7 juta liter air dari kondisi sebelumnya.

“Ada kerusakan dua sumur kami. Saat ini masih dalam perbaikan,” ujar Direktur Pdam Tirta Taman, Suramin, Minggu (18/3).

Ia menjelaskan, dua sumur dalam yang rusak yakni Sumur Kanaan II kapasitas 40 liter/detik dan Sumur Bhayangkara II kapasitas 15 liter/detik. Saat ini kedua sumur tersebut dalam perbaikan.

Khusus sumur Kanaan II di Jalan Tarakan, pengoperasian harus dihentikan total karena kualitas air baku yang dihasilkan tercemar oleh lumpur dan pasir.

Kondisi tersebut memaksa petugas untuk menghentikan produksi dari sumur ini lantaran air baku tak dapat diolah jadi air bersih.

Perbaikan sumur Kanaan II ini tak dapat diprediksi. Sebab, pihaknya harus lebih dulu memastikan kondisi riil di dalam sumur tersebut.

Suramin mengaku telah memesan kamera bawah tanah untuk mengecek kondisi sumur ini.

“Kita ingin kaji dulu bagaimana sebenarnya kondisi sumur Kanaan ini, makanya kita datangkan kamera bawah tanah,” paparnya.

Sementara, sumur Bhayangkara II, kerusakan terjadi pada motor pompa terbakar karena usianya yang telah 5 tahun. 

Kendati begitu, perbaikan untuk sumur ini ditarget rampung pada 1-2 hari kedepan.

"Spare part pompa yang rusak sudah datang pompa dari Pulau Jawa. Kita upayakan 1-2 sudah bisa operasi," katanya.

Ia menuturkan kerusakan yang terjadi dua sumur PDAM menggangu produksi air bersih kepada pelanggan.

Kapasitas produksi air bersih menurut hingga 55 liter per detik atau setara 4,7 juta liter. Untuk itu, dirinya mengimbau warga di Kelurahan Gunung Elai, Bontang Baru, Tanjung Laut Indah dan Satimpo untuk bersabar sementara waktu.

Pihaknya berupaya segera memperbaiki sumur tersebut agar distribusi air kembali normal.

Pun demikian, pihaknya menyediakan layanan mobil tangki gratis. Warga yang ingin mendapatkan layanan ini sekiranya dapat berkoordinasi dengan Ketua RT setempat. Sehingga kendaraan PDAM dapat dimobilisasi ke titik tertentu.

“Kami kesulitan untuk melayani permintaan perorangan, makanya kami minta ketua RT supaya mengakomodir warganya jadi layanan bisa dinikmati oleh warga yang membutuhkan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved