Tahap Awal Polda Kaltara Hanya Butuh 800 Personel
jumlah personel tidak perlu dialokasikan cukup banyak. Yang terpenting, bagaimana tugas-tugas kepolisian berjalan dengan baik
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Polda Kalimantan Utara butuh sebanyak 800 personel. Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Indrajit menyatakan, kebutuhan personel itu baru kebutuhan tahap awal.
Namun menurutnya, jumlah anggota Polda Kalimantan Utara yang dibutuhkan tergantung dengan tingkat tantangan yang dihadapi.
Jika 800 personel itu sudah bisa menggerakkan pelayanan publik, penciptaan keamanan dan ketertiban di masyarakat, maka tidak perlu personel yang lebih banyak.
"Kalau itu (800 personel) sudah cukup, buat apa tambah-tambah personel lagi. Kalau nambah kan mubasir," ujarnya, Minggu (18/3/2018) saat mengunjungi gedung DPRD Bulungan yang notabene calon Mapolda Kalimantan Utara di Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor, Bulungan.
Kapolda menegaskan, jumlah personel tidak perlu dialokasikan cukup banyak. Yang terpenting, bagaimana tugas-tugas kepolisian berjalan dengan baik dan efektif.
"Kalau kita menarik personel dari Polres dan Polsek ke Polda, juga tidak bisa dilakukan serta-merta. Tentu harus mempertimbangkan situasi di Polres itu," katanya.
Kapolda berharap dirinya dan Wakapolda bisa segera berkantor di Tanjung Selor. Sebagai tempat inapan sementara, Kapolda Indrajit akan menempati guest house rumah jabatan Bupati Bulungan di Jalan Jelarai Raya. "Saya rasa yang itu yang ada. Tidak masalah," ujarnya.
Yang terpenting kata Indrajit adalah penyediaan mebeler, air bersih, dan listrik gedung DPRD Bulungan yang akan ditempati sebagai Mapolda sementara waktu. "Kalau itu sudah ada, kita bisa sudah mulai bekerja. Kami harap itu cepat. Kami minta dukungan dari Gubernur," sebutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kapolda-kaltara-brigjen-pol-drs-indrajit_20180318_110632.jpg)