Ditanya Peluangnya Gantikan Rizal, Rahmad Mas'ud : Jangankan Walikota, Presiden Saja Kita Siap

Rahmad belum menentukan apakan dirinya akan ikut mengambil cuti kampanye sebagai bentuk dukungan ke Rizal Effendi.

Tribun Kaltim/Nevrianto
Rahmad Mas'ud menandatangani Surat Penunjukan Pelaksana Tugas(Plt) Walikota Balikpapan dihadapan Gubernur Awang Faroek Ishak di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim jalan Gajah Mada Samarinda Kalimantan Timur, Selasa ( 20/3/2018) 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Plt Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, ikut menjawab terkait peluangnya utuk bisa terus maju sebagai Walikota Balikpapan, saat dikonfirmasi Tribun Selasa (20/3/2018) di Kantor Gubernur Kaltim.

DIketahui, Walikota Balikpapan non aktif saat ini, Rizal Effendi masih dalam proses cuti kampanye hingga 23 Juni mendatang. Peluang Rahmad untuk bisa tetap menjabat Walikota (bukan Plt) ikut tergantung dalam hasil Pilkada Kaltim 2018. 

Jika Rizal yang berpasangan dengan Andi Sofyan Hasdam, berhasil melenggang dapatkan suara terbanyak, otomatis Rizal akan maju sebagai Wakil Gubernur Kaltim, sementara Rahmad maju sebagai Walikota Balikpapan.

Baca: Marak Kasus Hilangnya Meteran Air, PDAM Tidak Bertanggung Jawab

Menanggapi itu Rahmad, yang saat itu berdiri di samping istrinya, Nur Lena, hanya menjawab ringan hal itu.

“Ke depan kita berbuat saja. Bekerja saja. Jangankan jadi Walikota. Jadi Presiden saja kita siap,” ucap Rahmad.

Dalam menghadapi proses kampanye mendatang, Rahmad belum menentukan apakan dirinya akan ikut mengambil cuti kampanye sebagai bentuk dukungan ke Rizal Effendi.

Pasalnya, Andi Sofyan dan Rizal, merupakan paslon yang ikut diusung parti Golkar Kaltim. Rahmad Masud sendiri, adalah Ketua DPD II Golkar Balikpapan.

Apalagi, ada perintah pula dari Gubernur Kaltim, Awang Faroek di hari pengukuhannya sebagai Plt Walikota.

Baca: ‎Tunaikan Ibadah Umrah, Walikota Neni Janji Naikkan Tunjangan Pegawai

Secara khusus, Awang meminta Rahmad bersama ASN yang lain untuk bersikap netral selama Pilkada dengan tidak bergabung dalam tim sukses atau tim pemenangan pasangan calon.

“ ASN harus netral dan tidak bergabung dalam timses serta tim pemenangan,” ucap Awang Faroek.

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved