Ketua Ranting NU Dibacok, Begini Tanggapan Polri

Ia juga mengakui pihaknya sempat mendalami apakah pembacokan itu berkaitan dengan peristiwa sebelumnya.

Ketua Ranting NU Dibacok, Begini Tanggapan Polri
KOMPAS.COM/Fabian Januarius Kuwado
Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan tak tertutup kemungkinan pelaku pembacokan Ketua Ranting NU Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kendal, Jawa Tengah, Ahmad Zaenuri, terinspirasi peristiwa-peristiwa penyerangan terhadap pemuka agama sebelumnya.

"Ketika ada kejadian seperti sekarang di manapun bisa meliha, itu juga bisa menginspirasi."

"Memicu orang untuk melakukan juga," kata Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/3/2018). sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

 Ia juga mengakui pihaknya sempat mendalami apakah pembacokan itu berkaitan dengan peristiwa sebelumnya.

"Tapi kelihatannya belum ada kaitannya di sana, masih berdiri sendiri," ujar Setyo Setyo mengatakan, untuk mendalami motif pelaku, penyidik akan terlebih dahulu memeriksa kondisi kejiwaannya.

Baca: 14 Nama Nyatakan Minat Ikuti Penjaringan Wawali NasDem, Satu dari Balikpapan

Hal ini untuk memastikan apakah pelaku benar-benar memiliki gangguan kejiwaan.

Sebab, sebelumnya beberapa kali ada kejadian penyerangan tokoh agama oleh orang dengan gangguan kejiwaan.

Dalam kasus-kasus sebelumnya, penyidik juga meminta keterangan dokter kejiwaan untuk mengecek kondisi pelaku.

"Seperti di Jawa Barat kan dilakukan psikiater dari Polri kemudian dari RS Polri juga turun mengecek yang bersangkutan," kata Setyo.

Halaman
12
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved