Bersarang di Tiang Listrik dan Serang Warga, Petugas Belum Berhasil Pindahkan Sarang Tawon Ganas

beberapa kali petugas diserang, yang membuatnya beberapa kali turun naik ke tiang listrik tersebut.

Bersarang di Tiang Listrik dan Serang Warga, Petugas Belum Berhasil Pindahkan Sarang Tawon Ganas
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Petugas dari Dinas Damkar Samarinda mencoba untuk mengevakuasi tawon yang meresahkan warga di jalan Delima, RT 51, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga di sekitar Jalan Delima, RT 51, Samarinda, Kalimantan Timur, dibuat panik dengan adanya kawanan tawon yang bersarang di tiang listrik.

Bahkan, sejauh ini telah terdapat dua warga yang disengat kawanan tawon berwarna hitam dan kuning itu.

"Kami baru tahu ada sarang tawon di tiang listrik. Biasanya pagi hari mereka keluar dan turun, itu yang kami takutkan menyerang warga, karena jumlahnya banyak," ungkap salah satu warga, Ernawati, Rabu (21/3/2018).

"Ada dua orang yang disengat, anak-anak, tapi kondisinya tidak apa-apa," tambahnya.

Tak ingin jatuh korban jiwa meninggal, seperti yang terjadi di kawasan Sambutan yang menewaskan seorang warga akibat diserang kawanan tawon beberapa waktu lalu, warga sekitar dibantu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, anggota LSM relawan, serta PLN, mencoba untuk memindahkan sarang tawon tersebut.

Berbekal kelengkapan pemadam, seperti baju pamadam, helm pelindung, serta semprotan pembunuh serangga, seorang petugas Damkar mencoba untuk membunuh tawon tersebut.

Namun, usaha petugas tersebut belum membuahkan hasil, beberapa kali petugas diserang, yang membuatnya beberapa kali turun naik ke tiang listrik tersebut.

"Tadi sempat digigit di bagian tangan, memang lebih agresif mereka jika di siang hari, jadi saat saya naik dan semprot, mereka keluar dan menyerang," ucap petugas Damkar Samarinda, Bidang Pemadaman, Investigasi dan Penyelamatan, Ikhwan Wahyudin.

Tawon yang diduga berjenis tawon tanah itu, juga diduga sama dengan jenis tawon yang ada di kawasan Sambutan, yang mengakibatkan seorang warga tewas.

"Ini tawon terbilang ganas dan mematikan, kita ingin segera pindahkan sarangnya, karena takut ada korban jiwa, terlebih pernah kejadian di kawasan Sambutan," terangnya.

"Kalau dibakar, resikonya terkena kabel, makanya baru saya semprot dengan bensin dan cairan pembunuh serangga," tambahnya.

Hingga pukul 16.30 Wita, sarang beserta tawonnya belum juga dapat dijauhkan dari kawasan pemukiman warga.

Sementara itu, warga yang tadinya memenuhi lokasi terdapat sarang tawon, berangsur angsur meninggalkan lokasi. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved