Berambisi Besar! Ini Tujuan China Bangun Terowongan Angin Hipersonik Tercepat di Dunia

Namun, dengan kecepatan Mach 25, jarak yang sama akan bisa diselesaikan dalam waktu 20 menit.

US Air Force
Terowongan angin tentara udara Amerika Serikat ketika difoto pada 1960. 

TRIBUNKALTIM.CO -- China terus berambisi besar di bidang sains.

Selain ingin menjadi yang pertama mendarat di sisi jauh bulan dan membangun stasiun luar angkasa sendiri, kini China ingin membangun terowongan angin hipersonik terkuat dalam sejarah pada 2020.

Terowongan yang panjangnya 265 meter ini akan bisa memproduksi kecepatan hipersonik dengan meledakkan campuran oksigen, hidrogen, dan nitrogen.

Rencananya, terowongan akan digunakan untuk menguji pesawat pada kecepatan angin yang 10 kali lipat dari terowongan angin biasa atau kecepatan terbang hingga Mach 25 (25 kali kecepatan suara atau 30.625 kilometer per jam).

Baca: Banjir di Desa Sei Payang, Sektor Pertanian dan Peternakan Terancam Gagal

Perlu Anda ketahui, pesawat tercepat yang ada sekarang hanya mampu mencapai Mach 3 atau 14 jam untuk jarak tempuh New York ke Beijing.

Namun, dengan kecepatan Mach 25, jarak yang sama akan bisa diselesaikan dalam waktu 20 menit.

Baca: Ups. . . Anggun C Sasmi Keceplosan Bilang Ingin Menikah, dengan Siapa Ya?

Kalaupun pesawat yang ingin diuji China bisa mencapai kecepatan Mach25, pertanyaannya adalah mampukah tubuh pesawat bertahan untuk tidak terbakar pada kecepatan tersebut?

Inilah yang ingin dijawab negara tersebut melalui terowongan angin hipersonik.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved