Ditantang Jadi Calon Wawali Samarinda, Mudiyat Siap Masuk Nasdem

Bahkan Mudiyat menyatakan pernah memperjuangkan untuk mendapatkan bantuan anggaran normalisasi Sungai Karang Mumus.

Ditantang Jadi Calon Wawali Samarinda, Mudiyat Siap Masuk Nasdem
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Mudiyat Noor (mantan Cawali Kota Samarinda 2015) menerima buku profil Surya Paloh, yang diberikan Ketua Komite Saksi Nasional (KSN) DPP Partai Nasdem Kaltim, usai tes wawancara di Sekretariat DPW Partai Nasdem Kaltim, Jalan Gatot Subroto, Samarinda, Minggu (25/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hari kedua (Minggu, 25/3/2018) tes wawancara bakal calon wakil walikota Samarinda, giliran Mudiyat Noor yang menjalani interview dengan panitia seleksi.

Mantan anggota DPRD Provinsi Kaltim periode 2009-2014 menyatakan siap menjadi kader Nasional Demokrat (Nasdem) dan bekerjasama dengan Syaharie Jaang membangun Kota Samarinda.

‎Mantan calon Walikota Samarinda periode 2015-2020 menjelaskan beberapa persoalan di Samarinda. Mulai dari penanganan banjir, pendapatan asli daerah (PAD) hingga mengelola dana APBD.

"Soal banjir ditanyakan, saya waktu duduk di Dewan sudah memperjuangkan bantuan keuangan untuk penanganan alokasi banjir. Alhamdulillaah dapat Rp 600 miliar, tapi sayang serapannya hanya 50 persen," tutur Mudiyat, usai menjalani tes wawancara di Sekretariat DPW Partai Nasdem Kaltim, Jalan Gatot Subroto, Samarinda, Minggu (25/3/2018).

Ketua KAHMI Kota Samarinda, menjawab pertanyaan yang diajukan panitia seleksi yang dipimpin Jeannet Sudjunadi (Ketua Bidang OKK DPP Partai Nasdem), I Gusti Putu Arta (Ketua Komite Saksi Nasional DPP Partai Nasdem), Rektor Unmul Masjaya, dan Rektor IAIN Samarinda Il Yasin serta Bambang Susilo.

Bahkan, Mudiyat menyatakan pernah memperjuangkan untuk mendapatkan bantuan anggaran normalisasi Sungai Karang Mumus.

"Saya pernah bertemu Balai Sungai di Jakarta, saya ditanya bagaimana mau dialokasikan kalau tidak ada komunikasi untuk bantuan itu," ungkapnya.

Tim pansel juga mempertanyakan soal pengelolaan dana APBD Kota Samarinda. Menurut dia, untuk bisa menambah dana APBD, banyak sumber yang bisa menjadi tambahan APBD.

"Itu sudah saya jelaskan. Dan saya ditanya, apakah siap bekerja sama dengan Pak Syaharie Jaang dan menjadi kader Partai Nasdem. Saya bilang sangat siap jadi kader Nasdem, jika diberi amanah sebagai wakil walikota Samarinda," tegas Mudiyat Noor. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved