Bandara Internasional Juwata Tarakan Siap Menerima Investasi dari India

untuk investasi dengan India ini, pihaknya juga akan mengandeng dinas perindustrian dan pariwisata

Bandara Internasional Juwata Tarakan Siap Menerima Investasi dari India
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Pesawat parkir di bandar udara internasional Juwata Tarakan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang pada India untuk berinvestasi di sektor transportasi udara di Indonesia.

Ada empat bandara yang diberikan peluang ini, salah satunya Bandara Internasional Juwata Tarakan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan, Elfi Amir mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung program Kemenhub ini. Oleh karena itu pihaknya sudah sangat siap apabila India berinvetasi di Bandara Juwata Tarakan.

Baca: Lah, Liga Sepak Bola di Dua Negara Ini Disebut Paling Membosankan di Asia Tenggara, Mana Saja?

“Kami ini sudah ditunjuk sebagai bandara internasional. Jadi pada prinsipnya kami siap menerima investasi asing yang datang. Baik itu investasi di pesawat udara, barang, dan orang,” ucap Elfi, Senin
(26/3/2018) di Kantor Bandara Internasional Juwata Tarakan.

Elfi mengatakan, untuk investasi dengan India ini, pihaknya juga akan mengandeng dinas perindustrian dan pariwisata untuk meminta masukan dan saran, spot-spot pariwisata mana yang ada di Kaltim dan Kaltara yang perlu dikembangkan.

“Misalnya saja saat mereka datang kesini, kita akan menawarkan wisata yang ada di Pulau Derawan dan Maratua. Dengan begini, nantinya ada pesawat yang lumayan besar, bisa mengantarkan mereka untuk wisata di Pulau Derawan dan Pulau Maratua,” ucapnya.

Baca: Pengakuan Sandiaga Uno soal Penghasilannya Setelah Jadi Wagub: Turun Cukup Dramatis. . .

Elfi mengaku, untuk rute penerbangan internasional saat ini pihaknya sedang melakukan negoisasi dengan China dan dua maskapai penerbangan di Indonesia masing-masing Sriwijaya Air dan Lion Air membahas rute penerbangan dari China langsung ke Tarakan, tanpa transit.

“Ini saya lagi negoisasikan penerbangan internasional dari China ke Tarakan bersama Sriwijaya Air dan Lion Air agar ada rute Guanzhao (China) ke Tarakan. Mereka yang datang dari China ini bisa wisata ke Pulau Derawan. Tapi tentunya kita harus menyediakan transportasi dan hotel yang bagus, seperti speedboat dan hotel yang bagus, termasuk kuliner yang enak-enak sehingga enarik wisatawan China dan wisatawan ainnya datang ke Tarakan,” ungkapnya.

Saat ditanya, kapan India akan melakukan invetasi ke Bandara Juwata Tarakan, kata Elfi pihaknya serahkan kepada Kemenhub. “Karena ini program Kemenhub kita serahkan kepada Kemenhub. Namun pada intinya kami siap menerima investasi dari India,” katanya.

Penulis: Junisah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved