Gaji TK2D Belum Terbayar, Baru 17 SKPD Masukkan Data

Masalah belum terbayarnya gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus bergulir

Gaji TK2D Belum Terbayar, Baru 17 SKPD Masukkan Data
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Wabup Kasmidi Bulang saat melakukan sidak pegawai di beberapa SKPD belum lama ini 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Masalah belum terbayarnya gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus bergulir.

Hingga pekan terakhir Maret 2018, baru 17 dari 59 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menyerahkan data jumlah TK2D masing-masing berdasarkan Surat Keputusan (SK). Hal ini diungkapkan Awang Amir Yusuf, Staf Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dalam coffee morning yang dipimpin Wabup Kasmidi Bulang, Senin (26/3/2018).

Baca: Tentara dan Istrinya Turun Ke Lokasi Banjir, ini yang dilakukan

"Hari ini baru proses. Karena baru masuk ke BPKAD berkasnya. Ada 17 SKPD saja. Di antaranya BPBD, Kesbangpol, Disnakertrans,Bappeda, BPKAD dan Kecamatan Batu Ampar. Masih ada 42 SKPD belum menyerahkan datanya," ungkap Awang Amir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dr Aisyah mengatakan kendala yang dihadapi adalah satu TK2D beberapa hari tidak masuk kerja. "Informasinya sakit. Tapi kami cari surat izin sakitnya tidak ada. Dihubungi tidak bisa. Kami khawatir kalau ditinggal, ternyata benar-benar sakit, kasihan juga," ungkap dr Aisyah.

Baca: Mantan Ketua Panwas Diperiksa Lagi, Penangguhan Tahanannya Ditolak

Menyikapi kendala tersebut, Wabup Kasmidi meminta agar segera diselesaikan. "Jangan sampai hanya karena satu orang, membuat hak pegawai lainnya terhambat," kata Kasmidi.

Seperti diketahui, pembayaran gaji TK2D tahun 2018 di lingkungan Pemkab Kutim sampai saat ini masih terhambat. Karena BKPP masih terus melakukan verifikasi terkait jumlah riil TK2D yang aktif.

Maklum setelah dilakukan verifikasi, dari semula jumlah TK2D yang mencapai angka 9.000 orang, tersisa 8.000 an orang. Dari jumlah tersebut, masih terdapat TK2D dengan rapor merah yang akan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawabannya sebagai tenaga kerja di lingkungan Pemkab Kutim.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved