Langkah Gatot Tergantung Kendaraan Politik

Pertama, sebelum bicara layak atau tidak, yang perlu dipastikan kendaraannya apa? Orang baru bisa dinilai layak atau tidak bila sudah dapat kendaraan

Langkah Gatot Tergantung Kendaraan Politik
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Gatot Nurmantyo 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengaku belum bisa menilai apakah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo layak menjadi calon presiden atau tidak. Pasalnya, hingga kini Gatot belum memiliki kendaraan politik.

"Pertama, sebelum bicara layak atau tidak, yang perlu dipastikan kendaraannya apa? Orang baru bisa dinilai layak atau tidak bila sudah dapat kendaraan," ujar Romahurmuziy atau Rommy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4).

Dari 10 partai yang memiliki kursi di parlemen, tinggal lima yang belum memastikan calon presiden. Kelima partai adalah Gerindra, Demokrat, PKB, PKS, dan PAN.

Para elit Gerindra menyatakan, mereka akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Rekan koalisi Gerindra, PKS, juga memiliki rencana sendiri. Rommy menilai, kecil kemungkinan Gatot akan diusung oleh Gerindra dan PKS.

Rommy juga menilai, kecil kemungkinan Gatot diusung oleh poros ketiga yang terdiri atas PAN, PKB, maupun Demokrat. Rommy mengatakan, kecil kemungkinan ada poros ketiga di pilpres 2019. Menurut Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), belum ada pembicaraan politik dari Ketua Umum PAN dan Ketua Umum PKB terkait poros ketiga.

"Sementara ini saya menyimpulkan, poros ketiga itu tidak pernah ada," katanya.

"Jadi saya belum menilai layak atau tidaknya (Gatot Nurmantyo) kalau belum mendapatkan kendaraan," katanya.

Sebelumnya, akil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengakui Prabowo Subianto juga mempertimbangkan nama Gatot Nurmantyo sebagai cawapres di Pilpres 2019. Namun, Fadli menegaskan Prabowo belum memutuskan menunjuk mantan Panglima TNI tersebut sebagai partner-nya.

"Secara resmi belum mencantumkan nama, kami masih rundingkan masalah itu, berdiskusi dengan banyak pihak untuk menemukan kata mufakat," katanya.

Fadli mengatakan hal itu juga masih dibicarakan dengan partai-partai koalisi karena Gatot Nurmantyo belum memiliki kendaraan politik untuk maju di Pilpres 2019.

Halaman
12
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved