Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Pemerintah akan Revitalisasi Angkutan Perkotaan

encana awal memang akan masuk di 33 provinsi, masing-masing provinsi dibagi untuk dua kota,

Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Pemerintah akan Revitalisasi Angkutan Perkotaan
Tribun Kaltim/Siti Zubaidah
Bimbingan teknis revitalisasi angkutan umum perkotaan 

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat BPTD Wilayah 17 Provinsi Kaltim dan Kaltara melaksanakan bimbingan tekhnis revitalisasi angkutan umum perkotaan yang dilaksanakan di Balroom hotel Jatra, Jumat (13/4/2018).

Pembukaan bimbingan teknis revitalisasi angkutan umum perkotaan oleh Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Meliana, dihadiri Ditjen Kementerian Perhubungan, akedemisi transportasi, serta staf dan pejabat terkait.

Kasubid Angkutan Orang Ditjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan, Syafrin Liputon mengatakan, bahwa konsep revitalisasi angkutan perkotaan ini adalah sebagai perwujudan strategis Pemerintah Kementerian Perhubungan dimana yang pola sebelumnya registranya berupa pembagian, tahun 2019 dirubah dengan pemberian bantuan langsung berupa publik servis obligasi.

Baca: Menguak 4 Fakta Leslie Grace, Penyanyi Cantik yang Diajak Duet Bareng Super Junior di Lagu Lo Siento

"Konsep ini akan Pemerintah dijadikan operator daerah, dan angkutan menjadi operator yang statusnya akan kita tingkatkan dengan operator pengelolaan terhadap transportasi modern, dengan pola ini kita harapkan daya saing angkutan perkotaan di daerah itu menjadi meningkat," kata Syafrin 

"Rencana awal memang akan masuk di 33 provinsi, masing-masing provinsi dibagi untuk dua kota, yaitu Kota besar dan kota sedang. Semua tergantung kriteria nanti yang disusun oleh kepala balai. Dan ini akan kita dorong penyelenggara subsidi angkutan perkotaan tadi," katanya.

Sistemnya dengan publik servis obligasi terhadap transportasi minibus yang sudah dibentuk badan usahanya.

Badan usaha ini nanti yang akan menjadi channeling penerima dananya, dan kemudian akan berkontrak dengan operator eksisting dimasing-masing kota.

Baca: Kumpulan Kata Ucapan Memperingati Isra Miraj yang Bikin Hati Damai

Jadi kontraknya tidak pertahun, secara langsung, dilihat usia teknis kendaraan tersebut. Rata-rata usia kendaraan 5-7 tahun, maka perusahaan angkutan itu kontrak 5-7 tahun

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved