Tragedi Tumpahan Minyak di Balikpapan

Pemkot Imbau Warga tak Berenang di Pantai, tapi Lihat Warga Nekat Ini

Menjaga dampak langsung dari pencemaran limbah berbahaya pasca tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan beberapa waktu lalu

Pemkot Imbau Warga tak Berenang di Pantai, tapi Lihat Warga Nekat Ini
Tribunkaltim
Spanduk imbauan kepada warga untuk tidak berenang di perairan Pantai Melawai pasca tumpahan minyak Pertamina beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menjaga dampak langsung dari pencemaran limbah berbahaya pasca tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan beberapa waktu lalu, Pemkot Balikpapan mengimbau warga dan wisatawan untuk sementara tidak berenang di pantai sepanjang perairan Balikpapan.

Tampak di kawasan pantai Melawai atau Kafe Kilang Balikpapan terpasang dua spanduk bertuliskan "Mengacu arahan Plt Walikota Balikpapan, Selama Proses Pengecekan Laboratorium Baku Mutu Air Laut Masyarakat Diimbau Tidak Berenang di Pantai sampai Pemberitahuan Lebih Lanjut."

Menurut Manajer Patra Melawai Beach atau Kafe Kilang M Zeki, imbauan tersebut sudah terpasang sejak Sabtu (13/4) lalu. Namun, imbauan langsung sudah disampaikan Pemkot Balikpapan dan Pertamina sudah sejak Jumat (12/4).

Baca: Kisah Penyelam Ikut Proses Pengangkatan Pipa Bawah Laut, Sempat Alami Dekompresi

Meskipun demikian masih ada beberapa pengunjung yang nekat mandi di pantai. Pihaknya acap kali menegur pengunjung untuk tidak mandi di laut. "Sering pengunjung kami tegur agar tidak mandi di laut, karena sudah ada larangan dari pemerintah," kata Zeki yang dihubungi Tribun melalui telepon selulernya.

Zeki tidak ingin pengunjung atau wisatawan yang berada di pantainya terkena dampak dari pencemaran limbah berbahaya. Namun menurut Zeki, para pengunjung justru menjawab, bawa sudah aman dan tidak berbau lagi.

Saat ditanya informasi sampai kapan larangan mandi di laut diberlakukan, Zeki mengaku sesuai imbauan yang terpasang di spanduk hingga waktu yang belum ditentukan. Pihaknya belum menerima informasi terbaru atau belum ada informasi pencabutan larangan tersebut.

Baca: Patahan Pipa Berhasil Diangkat, Ini Proses Pengangkatan Pipa dari Bawah Laut

Sedangkan dampak untuk bisnis wisata di Patra Melawai beach, Zeki mengatakan belum ada efek yang terasa. Kawasan pantai wisata yang dikelolanya masih tetap saja di kunjungi warga dan wisatawan. (*)

Penulis: Fachmi Rachman
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved