Seorang Ibu Ngamuk-ngamuk setelah Tahu Anaknya Beli Permen, Ini Wujudnya!

Seorang ibu di Portsmout, Inggeris, marah-marah kepada dua putrinya pulang membawa jajanan berupa permen. Bukan permennya, tetapi bentuknya itulah!

Seorang Ibu Ngamuk-ngamuk setelah Tahu Anaknya Beli Permen, Ini Wujudnya!
(Image: Solent News & Photo Agency)
Ny Hilary bersam anaknya yang masih berusia tujuh tahun, yang membeli permen berbentuk aneh dan tidak cocok untuk dijual untuk anak-anak di toko LoL di Portsmouth, Inggeris. 

PORTSMOUTH -- Seorang ibu ngamuk-ngamuk kepada dua putrinya berusia tujuh dan 12 tahun karena membeli permen.  Mengapa? Bukan karena beli permennya, melainkan bentuk permen yang dibeli Bethany dan Maisie Way yang menyebabkan ibunya marah besar.

Ibu itu merasa gusar kepada toko penjual permen yang dianggap tidak pantas, makanan itu dijual untuk anak-anak, sehingga dia komplain.

Ternyata urusannya, permen itu berbentuk phalus.  Bethany, 12, dan Maisie, tujuh, diberi tahu bahwa mereka dapat membelanjakan uang saku mereka di toko penjual permen itu saat ikut bibinya dan neneknya  berbelanja.

Ibu Hilary, 38, mengaku jengkel, melihat anak-anak pulang membawa permen  yang mereka beli dari toko bernama 'LoL' di Portsmouth, Inggeris.

Ny Hilaru bersama putrinya yang membeli permen berbentuk aneh dan tidak pantas untuk anak-anaknya itu.
Ny Hilaru bersama putrinya yang membeli permen berbentuk aneh dan tidak pantas untuk anak-anaknya itu. (mirror.co.uk)

Toko ini menyediakan berbagai mainan dan permen untuk anak-anak tetapi juga memiliki bagian humor dewasa. Permen itu dijual di bagian humor orang dewasa di toko Portsmouth.

Hilary berkata: "Saya benar-benar terkejut.  Anak-anak saya  pergi ke kota dengan bibi dan nenek. Mereka telah mampir ke sebuah toko bernama Lol. Disana dipajang aneka makanan di sepanjang lorong. Anak-anak ini membawa uang saku, berbelanja permen yang diiginkan."

"Saya merasa ngeri untuk dua anak gadis saya sedang berjalan sambil memakan ini, dan bahwa toko bisa jadi tidak bertanggung jawab untuk menjualnya!" kata dia protes.

"Anak-anak saya mengira itu jajanan permen yang tidak bersalah. Melihat mereka pulang bersama mereka benar-benar mengecewakan. Saya mengunjungi toko itu keesokan harinya, tetapi penjaga toko tidak meminta maaf."

Inilangan penganan, sejenis permen rasa cherry yang dijual di sebuah toko bernama LoI di Portsmouth, bentuknya penyerupai phalus.
Inilangan penganan, sejenis permen rasa cherry yang dijual di sebuah toko bernama LoI di Portsmouth, bentuknya penyerupai phalus. (mirror.co.uk)

"Wanita yang bekerja di sana sangat dingin terhadap saya. Saya bertanya 'bagaimana Anda bisa menjual ini kepada anak-anak? Apakah Anda tidak melihat betapa tidak pantasnya ini?'"

Seorang perwakilan dari toko, yang juga menyimpan sejumlah barang termasuk kartu remi Karma Sutra, mengatakan permen itu diadili di toko.

Ny Way, yang tinggal di Fareham, Hants, dengan mitranya Rick Noyce, menambahkan: "Tidak ada tanda untuk mengatakan bahwa produk tersebut untuk kelompok usia yang tepat, mereka terus saja menjual permen ini."

Perwakilan dari Lol mengatakan permen itu sekarang telah dikeluarkan dari toko. Juru bicara itu berkata: "Produk itu adalah lini baru yang kami coba, yang ada di bagian humor dewasa kami.

Di tokoh inilah anak-naka Hilary membeli permen yang dianggapnya tidak cocok dan menjijikan bagi anak-anak. Pemilik tokoh itu kemudia mengatakan sudah tidak menjual barang sejenis.
Di tokoh inilah anak-naka Hilary membeli permen yang dianggapnya tidak cocok dan menjijikan bagi anak-anak. Pemilik tokoh itu kemudia mengatakan sudah tidak menjual barang sejenis. (mirror.co.uk)

"Seharusnya tidak pernah dijual kepada anak-anak dan dilakukan oleh kesalahan pada hari yang sangat sibuk. Segera setelah kami mengetahui insiden itu, produk itu dikeluarkan dari rak.

"Sebagai hasil dari ini kami sekarang memutuskan untuk tidak terus menjualnya, karena kami dapat melihat bahwa barang tersebut dapat membingungkan dan jika anak-anak melihatnya, mereka mungkin tidak menyadari apa yang sebenarnya dan mungkin berpikir itu adalah permen yang normal. .

"Kami ingin meminta maaf atas insiden itu dan semua kesal ini mungkin telah menyebabkan."(mirror.co.uk.miror)

Penulis: Priyo Suwarno
Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved