Sabtu, 25 April 2026

Pemprov Kaltara Ajak Warganya Cintai Produk Pangan Lokal

Kita ingin potensi pangan lokal kita jadi sumber pendapatan yang besar bagi masyarakat petani dan nalayan

Tribun Kaltim/M Arfan
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie memberi sambutan pada kegiatan lomba produk pangan lokal, Selasa (24/4/2018) di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Potensi pangan lokal di Kalimantan Utara cukup beragam. Mulai dari umbi-umbian, padi, garam, buah-buahan kaya rasa dan serat, daging dari hewan ternak. Termasuk juga produk kelautan dan perikanan.

Potensi pangan tersebut belum sepenuhnya dikembangkan. Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara terus bergerak secara insentif melakukan pendataan potensi lokal untuk ditumbuh kembangkan secara masif.

Baca: Berkeliaran di Hutan, 3 Bayi Beruang Berusia 3 Bulan Hidup Sendiri

"Kita ingin potensi pangan lokal kita jadi sumber pendapatan yang besar bagi masyarakat petani dan nalayan dan masyarakat kita pada umumnya," kata Irianto saat menghadiri kontes olahan pangan lokal di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Selasa (24/4/2018).

Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Utara Andi Santiaji Pananrangi mengemukakan, instansinya sudah menggagas program yang dinamakan Gerakan Cinta Pangan Lokal. Bukan hanya masyarakat yang mesti mencintai pangan lokal, jajaran pemerintah juga harus mencintai produk pangan lokal.

"Kita tidak mau cuma slogan saja. Kita harus bantu petani nelayan semangat menanam, membudidayakan ternak," sebutnya.

Baca: 6 Aksi Shafa Harris yang Menuai Pro Kontra, Labrak Jennifer Dunn hingga Benci Sang Nenek

Sebetulnya kata Andi Santiaji tingkat produksi pangan lokal di Kalimantan Utara tergolong tinggi. Sayangnya belum dibarengi dengan tingkat konsumsi yang tinggi.

"Minatnya masih kurang. Contohnya ubi, jagung, buah lokal masih jarang dihidangkan kalau ada agenda-agenda masyarakat dan pemerintah. Kita mau pangan lokal Kalimantan Utara tumbuh dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga," sebutnya.

Andi mengatakan, instansinya juga bakal mendukung agar produk pangan lokal bisa terolah melalui home industri. Pihaknya meminta instansi lain seperti Disperindagkop dan Disnakertrans ikut mendorong suksesnya program tersebut.

Baca: 6 Aksi Shafa Harris yang Menuai Pro Kontra, Labrak Jennifer Dunn hingga Benci Sang Nenek

"Gerakan Cinta Pangan Lokal juga diarahkan ke home industri. Jangka panjangnya ke sana. Jangka pendeknya kita mau ubah pola pikir masyarakat agar gemar konsumsi pangan lokal," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved