Gara-gara Temannya Suka Pakai Barang Tanpa Izin, Pria Asal Samarinda Terancam Batal Nikah

Akibat kejadian itu, salah satu pelaku terancam batal menikah, pasalnya dalam pekan ini akan dilangsungkan pernikahan.

Gara-gara Temannya Suka Pakai Barang Tanpa Izin, Pria Asal Samarinda Terancam Batal Nikah
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Dua pelaku pengeroyokan diamankan Satreskrim Polsekta Sungai Kunjang, Kamis (26/4/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Akibat sering menggunakan barang-barang temannya tanpa izin, pria ini dipukuli oleh teman-teman satu rumah kontrakannya.

Kejadian pemukulan itu terjadi pada Sabtu (21/4) pekan lalu di salah satu warnet, jalan Jakarta, Samarinda, Kaltim.

Dipukulinya korban karena teman-temannya sudah geram dengan tingkah laku korban, pasalnya korban dinilai kerap menggunakan barang-barang, hingga pakaian temannya tanpa izin.

Baca: Demi Main Judi Di Solong, Andre Tega Jual Motornya Temannya

Parahnya lagi, korban ditunding juga kerap mengambil uang di dompet temannya, pasalnya kejadian hilangnya uang di dompet kerap terjadi.

Terdapat tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan tersebut, namun Satreskrim Polsekta Sungai Kunjang, baru dapat mengamankan dua pelaku, diantaranya An (20) dan AW (19), sementara Zd masih dalam pencarian.

"Kami satu rumah kontrakan, dia (korban) suka betul pakai barang kami tanpa izin, yang terbaru ini dia pakai sepatu yang baru saja dicuci, sudah sering dia seperti itu, seenaknya saja dia," ucap salah satu pelaku yang mengeroyok korban, Kamis (26/4/2018).

"Saat kami putuskan untuk nyari dia dan pukuli, itu karena ada orang ke rumah, yang nyari helmnya, katanya helmnya dipakai dia, tapi tidak dikembalikan," tambahnya.

Baca: Demi Main Judi Di Solong, Andre Tega Jual Motornya Temannya

Akibat kejadian itu, salah satu pelaku terancam batal menikah, pasalnya dalam pekan ini akan dilangsungkan pernikahan.

"Sudah disiapkan keperluan menikah, dalam minggu minggu ini rencana saya menikah. Saya belum tahu lagi bagaimana selanjutnya," ucap An pilu.

Sementara itu, Panit 1 Satreskrim Polsekta Sungai Kunjang, Aiptu M Ridwan menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku.

Baca: Kunjungi Kaltim, Menteri Jonan Diminta Tambah Sumur Bor

"Tiga orang yang melakukan pemukulan terhadap korban, seorang lagi belum kita amankan. Hubungan mereka ini teman satu rumah kontrakan, kerjanya juga ditempat yang sama, karena korban ini dinilai suka pakai barang pelaku tanpa izin," urainya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved