Breaking News:

Besok Tim Forensik dari Surabaya Olah TKP Kebakaran Besar di Tarakan

Di rumah kontrakan yang hangus terbakar ini terdapat empat unit sepeda motor yang hangus terbakar

Penulis: Junisah | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Junisah
Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat didampingi Lurah Karang Anyar Pantai Suherman mengunjungi lokasi kebakaran yang diberikan police line di RT 25 dan RT 32 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Selasa (1/5/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasca terjadinya kebakaran di dua RT yakni RT 25 dan RT 30 Kelurahan Karang Anyar Pantai Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan Provinsi Kaltara,  kepolisian Polres Tarakan langsung memberikan police line di awal titik api berasal.

Police line ini dipasang di salah satu rumah kontrakan 12 pintu. Di rumah kontrakan yang hangus terbakar ini terdapat empat unit sepeda motor yang hangus terbakar dan tidak bisa diselamatkan oleh pemiliknya. Terlihat sepeda motor itu tinggal kerangkanya saja.

Usai police line dipasang, Polres Tarakan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab asal api. Untuk olah TKP Polres Tarakan masih menunggu tim forensik yang datang dari Surabaya.

Baca: Hari ke 6 Operasi Patuh Mahakam, Pelanggaran ini Paling Banyak Terjadi di Jalan

“Rencananya besok, Rabu (2/5/2018)  tim forensik dari Surabaya akan datang ke Kota Tarakan untuk melakukan olah TKP. Saat tiba di Tarakan tim forensik langsung melakukan olah TKP,” ucap  AKBP Yudhistira Midyawan melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan  Ipda Taharman, Selasa (1/5/2018).

Saat ditanya jam berapa besok, olah TKP akan dilakukan tim forensik Surabaya, kata pria yang akrab disapa Tahe tidak mengetahui secara pasti.

“Nanti saya kabarin teman-teman wartawan kalau tiba forensik sudah datang. Tiba di Tarakan tim forensik dari Surabaya langsung olah TKP,” ujarnya.

Baca: Bos Gojek, Nadiem Makarin, Order dan Gojek Secara Langsung, Wajah Drivernya Langsung Pucat Abis

Seperti diketahui, sebanyak 63 unit rumah masyarakat di dua RT masing-masing RT 25 dan RT 32 Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan Provinsi Kaltara, Senin (30/4/2018) pukul 15.30 Wita terbakar. Diduga penyebab api berasal dari salah satu rumah warga di RT 32.

Akibat musibah kebakaran ini tiga warga terluka mengalami luka robek ketika akan membantu memadamkan api dan empat orang syok. Peristiwa ini mengakibatkan 39 kepala keluarga (KK) dari 175 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal.

Api cepat merambat dari rumah satu ke rumah lainnya, karena rumah saling berdekatan dan berdempetan yang disertai dengan angin kencang. Bahkan rumah rumah-rumah di lokasi kejadian kebanyakan terbuat dari kayu.

Baca: Kasihan, Begini Sekarang Kondisi Bocah yang Mandi Oli Bekas itu

Saat terjadi kebakaran terdengar empat kali ledakan yang begitu sangat dahsyat. Diduga ledakan ini berasal dari tabung gas elpiji. Ledakan yang begitu dahsyat agak mengkagetkan warga yang berada di lokasi kejadian kebakaran

Menurut Henri, salah satu warga RT 32,  ia mendengar informasi dari warga, bahwa diduga penyebab api karena arus pendek listrik. “Saya kumpulkan informasi dari warga, diduga api berasal dari arus pendek listrik,” katanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved