May Day

Hari Buruh Sedunia, Pekerja Balikpapan Kritisi UMK 2018! Harusnya Segini. . .

Balikpapan yang masuk kota berbiaya hidup mahal seharusnya para pekerja idealnya diberikan gaji minimum seperti di Kota Jakarta.

Hari Buruh Sedunia, Pekerja Balikpapan Kritisi UMK 2018! Harusnya Segini. . .
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Para buruh yang terwadah dalam Forum Komunikasi Serikat Pekerja bersatu padu dalam kegembiraan di alam terbuka Pantai Kilang Mandiri, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (1/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Forum Komunikasi Serikat Pekerja Balikpapan memprotes akan pemberlakuan Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan yang dianggap tidak masuk akal.

Balikpapan yang masuk kota berbiaya hidup mahal seharusnya para pekerja idealnya diberikan gaji minimum seperti di Kota Jakarta.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Komunikasi Serikat Pekerja Balikpapan, Mugiyanto, kepada Tribunkaltim dalam perayaan hari buruh sedunia di Pantai Kilang Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan pada Selasa (1/5/2018) siang.

Baca: Beda! Peringatan Hari Buruh Sedunia Ini Dilakukan Riang Gembira di Pantai Kilang Mandiri

Ia menegaskan, Balikpapan terkenal sebagai kota yang berbiaya hidup termahal di Indonesia.

Sudah seharusnya upah para pekerja atau buruh di Balikpapan bukan seperti yang sekarang sebesar Rp 2,6 juta.

Kata Mugiyanto, angka ideal yang diinginkan para buruh sebesar minimal seperti yang ada di Kota Jakarta sebesar Rp 3,6 juta. Kalau bisa tetapkan angka sampai Rp 4 juta.

“Yang sekarang menurut kami itu tidak cukup. Kalau pekerja yang lajang mungkin cukup saja, bisa buat bertahan hidup. Tapi bagaimana buat pekerja yang sudah berumah tangga, harus menghidupi anak-anaknya,” ujarnya.

Mengacu pada survei Kebutuhan Hidup Layak di Kota Balikpapan, angka biaya hidup tinggi, inflasinya pun besar.

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved