Meski Sudah Surut, Petugas BPBD Bulungan Masih Waspadai Banjir di Tanjung Selor

Petugas BBD Bulungan masih terus melakukan penjagaan, akibat luberan air memnggenangi Jl. Pahlawan Bulungan, Selasa (1/5) petang.

Meski Sudah Surut, Petugas BPBD Bulungan Masih Waspadai Banjir di Tanjung Selor
Tribun Kaltim
Luberan air menggenangi sebagian jalan aspal di Jl. Pahlawan, Tanjung Selor, Selasa (1/5/2018) jelang petang. 

TANJUNG SELOR - Genangan banjir di Tanjung Selor hingga pukul 18.00 petang ini, Selasa (1/5/2018) sudah hampir surut 100 persen. Hanya ada beberap ruas jalan yang genangannya tertahan karena konturnya yang tergolong rendah.

Genangan masih terlihat di penggal Jalan Duku dan Jalan Semangka, pekarangan SMA 1 Tanjung Selor dan ruas Jalan Kolonel Soetadji di Jalan KOlonel Soetadji.. Jalan Pahlawan juga sudah hampir seluruh penggalnya jalannya surut.

Aktivitas masyarakat sejak sore hari menjelang petang terlihat sangat normal. Pertikoan sudah tampak beroperasi seperti biasanya. Terkecuali kantor-kantor pemerintahan dan perbankan yang tutup karena bertepan hari libur dalam rangka May Day.

Luberan air menggenangi sebagian jalan aspal di Jl. Pahlawan, Tanjung Selor,  Selasa (1/5/2018) jelang petang.
Luberan air menggenangi sebagian jalan aspal di Jl. Pahlawan, Tanjung Selor, Selasa (1/5/2018) jelang petang. (Tribun Kaltim)

"Alhamdulillah, keadaan sudah stabil sampai sore ini. KIta harapkan tidak lama lagi betul-betul sudah surut 100 persen," kata Ali Alo Patokah, Kepala BPBD Bulungan saat dikonfirmasi, Selasa (1/5/2018).

Bakal surutnya banjir di Tanjung Selor Selasa sore sudah diprediksi sebelumnya. Kiriman banjir dari Apo Kayan Kabupaten Malinau sudah sampai di Tanjung Selor, Senin (30/1/2018) malam.

"Kita harapkan sampai subuh ini (2/5/2018) sudah benar-benar hilang," katanya.

Namun ia tetap meminta masyarakat waspada. Sebab masih ada peluang Tanjung Selor diterjang banjir kiriman dari hulu, yaitu dari daerah Data Dian, Kabupaten Malinau.

"Itu yang kita antisipasi. Tetapi ketinggian air di Sungai Kayan hasil monitoring kami, sudah turun 0,5 meter. Itu sangat signifikan," ujarnya.

Saat banjir melanda Bulungan, Senin (30/4/2018), BPBD Bulungan sudah menyuplai paket sembako ke Kecamatan Peso Hilir, Peso, dan Tanjung Palas Barat.

"Kemarin sudah meluncur 50 persen paket. Hari ini ditambah 80 paket.. Itu terdiri dari beras, gula, kopi, indomi, dan ikan kaleng. Pakaian belum kami suplai, karena permintaan memang belum ada," sebutnya.

Tiga kecamatan di hulu itu juga kata Ali sudah aman dari banjir. Namun ia tetap meminta masyarakat waspada. Sehari sebelumnya, sedikitnya 40 KK terkena dampak di Desa Long Bia, di Kecamatan Peso 145 KK, dan di Desa Pengian sebanyak 30 KK. Di Tanjung Selor sendiri, banjir sempat menghambat aktivitas ratusan KK.

"Sejauh ini kami tetap standby mengantisipasi kemungkinan yang ada. Kami akan dahulukan titik mana yang kena dampak. Kami sudah bagi tugas. Ada pendeteksi kami di Desa Penisir," sebutnya.

BPBD Bulungan sampai sejauh ini belum mendata luasan areal kebun dan pertanian warga yang terkena dampak. Begitu pun dengan kerugian materil yang dialami karena musibah banjir yang melanda Bulungan. (Wil)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved