Blak-blakan! Pimpinan Ponpes di Samarinda Ungkap Latar Belakang Safaruddin

Safaruddin hadir di Ponpes Muslimin Center dalam rangka untuk memberikan tausiah sekaligus melepas para santri dan santriwati

Blak-blakan! Pimpinan Ponpes di Samarinda Ungkap Latar Belakang Safaruddin
TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN
Safaruddin saat masih menjabat Kapolda Kaltim. (TRIBUNKALTIM.COM/FACHMI RACHMAN) 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Banyak orang mengenal Irjen Pol (purn) Safaruddin sebagai sosok perwira tinggi polisi saja.

Sebenarnya ada sisi lain yang jarang terpublikasi di media.

Lantaran Safaruddin sendiri tak berusaha menampilkan hal tersebut, sampai akhirnya dibongkar oleh ustaz Firmansyah, Kepala Pondok Pesantren Muslimin Indonesia Center (MIC) Samarinda.

Ponpes ini beralamat di Jalan Bukit Durian, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur.

"Semua orang Kaltim itu mengenal Pak Safaruddin adalah jenderal polisi saja. Padahal di mata kalangan santri, beliau ini seorang ustaz dan guru mengaji yang sering memberikan ceramah," cerita Firmansyah kepada wartawan saat Safaruddin datang ke pondok pesantren yang dikelolanya itu.

Calon Wakil Gubernur Kaltim, Safaruddin menyambangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Kencana di Jalan Pembangunan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Calon Wakil Gubernur Kaltim, Safaruddin menyambangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Kencana di Jalan Pembangunan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (TribunKaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani)

Cerita Firmansyah yang mengaku sangat mengenal Safaruddin maupun asal-usul keluarganya, anak seorang ulama di kampungnya Sulawesi Selatan.

"Bapak Safaruddin itu sebenarnya seorang ustaz, dia alumni As'adiyah tahun 80-an," ungkap Firmansyah kepada wartawan usai acara pelepasan santri dan santriawati, Minggu (29/4/2018).

Dari latar belakang agama yang begitu kuat membuat Safaruddin selalu dekat dengan santri-santri maupun pengurus pondok pesantren di Kaltim.

Hal itu juga menjawab kebiasaan Safaruddin setiap hari Jumat, yakni menjadi khatib salat Jumat.

"Dari dulu sudah sering menjadi khatib. Bukan hanya sekarang, tapi sebelum jadi kapolda pun sudah sering dilakukannya," kata Firmansyah.

Safaruddin menjadi khatib Salat Jumat di Masjid At Taqwa, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser.
Safaruddin menjadi khatib Salat Jumat di Masjid At Taqwa, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser. (TribunKaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani)

Safaruddin hadir di Ponpes Muslimin Center dalam rangka untuk memberikan tausiah sekaligus melepas para santri dan santriwati lulusan Madrasah Aliyah angkatan VI dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) angkatan X tahun pelajaran 2017/2018.

Pria kelahiran Sengkang, 10 Februari 1960 itu mengucapkan selamat kepada para santri dan santriawati yang baru saja lulus dan mendapat ijazah dengan nilai terbaik.

Dia berpesan kepada para santri agar tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Semoga ilmu agama yang didapatkan para santri kelak bisa bermanfaat bagi orang lain dan terutama bagi diri sendiri," ujar Safaruddin. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved