Rusia Bikin Titanic Nuklir, Diklaim Bisa Atasi Krisis Listrik di Kawasan Terpencil, Seperti Kaltim?

Dengan cara ini, negara tersebut akan memangkas biaya secara signifikan untuk mengaliri listrik setiap wilayah.

Rusia Bikin Titanic Nuklir, Diklaim Bisa Atasi Krisis Listrik di Kawasan Terpencil, Seperti Kaltim?
Oddity Central
Demi keamanan, reaktor nuklir yang seharusnya dimuat di galangan kapal St Petersburg itu dipindahkan. Akhirnya, pengujiannya akan dilakukan di Artik. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebagai negara maju, Rusia ternyata juga masih mengalami krisis listrik seperti di negara  berkembang seperti Indonesia. Terutama di daerah-daerah terpencil.

Provinsi Kalimantan Timur pun mengalami problem ini selama beberapa dasawarsa. Menjadi lebih ironi karena Kaltim dikenal sebagai lumbung energi di Indonesia.

Dikutip TribunKaltim.co dari Oddity Central melalui Kompas.com, untuk mengatasi itu, Pemerintah Rusia akan segera meluncurkan pembangkit listrik tenaga nuklir. Uniknya, Pembangkit listrik ini terapung sehingga disebut " Titanic Nuklir".

Tujuannya pembuatan pembangkit listrik apung ini adalah memberikan aliran listrik ke daerah-daerah terpencil di bagian utara dan timur jauh Rusia.

Dengan cara ini, negara tersebut akan memangkas biaya secara signifikan untuk mengaliri listrik setiap wilayah. Itu karena mereka hanya perlu memindahkan kapal ke tempat yang diperlukan, bukannya memindahkan mesin lewat jalur darat.

Jika sesuai rencana, pembangkit listrik berjuluk Akademik Lomonosov ini akan menjadi aset besar bagi Rusia.

Gagasan membuat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pernah disampaikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Studi lapangan bahkan sudah dilakukan baik oleh Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) maupun Balitbangda Provinsi Kaltim.

Mereka menetapkan Talisayan sebagai lokasi yang ideal sebagai pendirian PLTN karena dianggap aman dari bencana alam (gempa bumi).

Tetapi rencana itu ditentang banyak kalangan.  Talisayan adalah sebuah kecamatan di pesisir timur di Kabupaten Berau, Kaltim. Penentang umumnya meragukan kemampuan kita dalam membuat reaktor nuklir yang benar-benar aman.

Bagaimana dengan rencana Rusia membuat Titanic Nuklir itu? Sayangnya, tak banyak orang yang menyukai ide ini. Banyak orang khawatir ketika menempatkan reaktir nuklir yang kuat di kapal.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved