Pilgub Kaltim 2018

Menjelang Debat, Isran Lebih Dahulu Kunjungi Dua Kakaknya

"Bila suatu daerah mandiri secara ekonomi maka besar kemungkinan dapat lepas dari kungkungan asing," ucapnya.

Menjelang Debat, Isran Lebih Dahulu Kunjungi Dua Kakaknya
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Isran Noor dalam salah satu kegiatan kunjungannya ke beberapa daerah di Kaltim. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang debat kedua Pilgub Kaltim pada 9 Mei di Jakarta, paslon Isran - Hadi menyatakan siap dengan diberikannya tema "Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Memajukan Potensi Lokal", sebagai inti persoalan di debat kedua nanti.

"Siap saja, tak ada masalah," ucap Isran Noor di beberapa pertemuan dengan Tribun.

Persoalan kesejahteraan rakyat, disebutnya tak jauh-jauh dari visi Pembangunan Kaltim Berdaulat yang sejak awal ditawarkan Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

Pertama contohnya, Kaltim mampu melahirkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing.

"Ini menjadi awal bahwa dalam proses pembangunan suatu daerah, pemimpin mesti memperhatikan kualitas SDM-nya," ucapnya.

Yang tak kalah penting yakni pengelolaan seluruh sumber daya alamnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat Kaltim dengan wawasan lingkungan.

"Ini sudah pernah dilakukan saat saya waktu itu digugat Churchill Mining perusahaan asing, karena persoalan SDA. Saat itu, presiden SBY sampai agendakan rapat khusus dengan Menteri karena jumlah gugatan jika kalah, cukup besar yang harus dibayar. Kaltim adalah daerah yang memiliki sumber daya alam besar. Persoalannya adalah ada atau tidak ‘keberpihakan pada rakyat" yang dimiliki pemimpin Kaltim nantinya," ucapnya.

Baca juga:

 
 

Hal ketiga yang ditawarkan oleh pasangan Isran-Hadi adalah Kaltim yang mampu mewujudkan kemandirian ekonomi kerakyatan, swasembada pangan dan ketercukupan sandang dan papan.

"Bila suatu daerah mandiri secara ekonomi maka besar kemungkinan dapat lepas dari kungkungan asing," ucapnya,

Isran sendiri, sesuai jadwal yang diterima Tribun akan berangkat ke Jakarta pada 8 Mei, satu hari sebelum dilakukannya debat kedua.

Sebelumnya, ia lebih dahulu sempatkan diri balik kampung ke daerah kelahiran, Sangkulirang, Kutim.

Di sana, selain kunjungi kalangan masyarakat, Isran juga sempat bertemu langsung dengan kakak lelaki dan kakak perempuannya yang menetap di Kaubun, Kutim. (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved