Breaking News:

Amir Optimistis Pemanfaatan Kawasan Pesisir dan Laut Lebih Tertata

Penetapan RZWP3K memang perlu dipercepat mengingat banyak kepentingan pembangunan yang memerlukan legalitas dari dokumen itu

TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Amir Bakry, Kadis DKP Provinsi Kaltara 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Kalimantan Utara dalam waktu dekat diklaim Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara bakal segera terbit.

Kepala DKP Kalimantan Utara Amir Bakry mengemukakan, dokumen itu tinggal menunggu nomor registrasi di Kementerian Dalam Negeri pasca Pemprov dan DPRD Kalimantan Utara menyepakati dokumen tersebut beberapa hari lalu.

"Tinggal menunggu registrasi itu, kemudian ditetapkan di DPRD bersama Pemprov nanti. Kita sekarang posisi urutan 9 nasional yang akan segera ditetapkan. Awalnya kita targetkan urutan kedua nasional," kata Amir kepada Tribun, Selasa (8/5/2018).

Setelah RZWP3K ditetapkan dalam bantuk Peraturan Daerah (Perda), selanjutnya bakal dibuat rencana strategis, rencana sonazi, rencana pengelolaan, dan rencana aksi.

"Untuk rencana pengelolaan kita ingin jadi role model. Kita bekerjasama dengan 15 tim ahli agar rencana pengelolaan ini bisa jalan," katanya.

Dalam dokumen RZWP3K, kata Amir, sudah diatur alur pelayaran, daerah konservasi, daerah wisata, area reklamasi, penangkapan ikan palagis dan damersal, termasuk area budidaya. "Jadi di sana sudah lengkap pengaturannya. Tidak saling tumpang tindih di laut," katanya.

Penetapan RZWP3K kata Amir memang perlu dipercepat mengingat banyak kepentingan pembangunan yang memerlukan legalitas dari dokumen tersebut.

"Ketika misalnya proyek yang perlu reklamasi. Ketika letak proyek itu tidak sesuai dengan zonasinya, maka tidak boleh reklamasi. Jika menyangkut perizinan, tidak boleh menerbitkan izin kalau tidak sesuai zonasi dengan yang akan dibangun," katanya.

Kepastian jaminan lestarinya kawasan pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil diklaim Amir makin baik. Pembangunan yang dilaksanakan juga diharapkan tetap sejalah dengan peningkatan kesejahteran nelayan dan semua pihak yang bergantung pada sektor kelautan dan perikanan.

"Termasuk juga sektor pariwisatanya diatur sedemikian rupa dalam RZWP3K itu. Dan itu ada hubungannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar tempat wisata," katanya. (*)

DOKUMEN RZWP3K MENGATUR TENTANG
* Alur pelayaran
* Daerah konservasi
* Daerah wisata
* Area reklamasi
* Penangkapan ikan palagis
* Damersal, termasuk area budidaya

RENCANA SETELAH RZWP3K MENJADI PERDA
* Rencana strategis
* Rencana sonazi
* Rencana pengelolaan
* Rencana aksi.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved