Breaking News:

Pilgub Kaltim 2018

Mengaku Panwaslu, Cabut Algaka Pilgub di Balikpapan

Panwaslu sendiri mendapatkan informasi adanya oknum yang mengatasnamakan Panwaslu untuk mencabut banner dari pihak kepolisian.

Tribun Kaltim/Siti Zubaidah
Tumpukan Algaka yang berada di kantor Panwaslu Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Panwaslu Balikpalan Ahmadi Aziz menyebutkan bahwa ada pelanggaran kampanye, dimana oknum mengatasnamkan Panwaslu Balikpapan mencabut beberapa alat peraga kampanye (Algaka) yang dipasang di wilayah Balikpapan Baru saat malam hari

Panwaslu sendiri mendapatkan informasi adanya oknum yang mengatasnamakan Panwaslu untuk mencabut banner dari pihak kepolisian.

"Kami dapat informasi dari Kepolisian, yang jelas kami karifikasi di sini. Panwaslu tidak pernah menertibkan tanpa ada Satpol PP, karena yang berhak menertipkan alat peraga kampanye (Algaka) itu adalah Satpol PP, teman Panwaslu hanya mendampingi, kata Azis, Rabu (9/5/2018)

Baca: Di Hadapan Hakim Zumi Zola Mengaku Bersalah, Tangisnya Pecah saat Disapa Warga Jambi

Dia menyebutkan, kalau Panwaslu sendiri yang melakukan penertiban itu melanggar juga. Wewenangnya hanya ada di Satpol PP.

"Jika ada yang mengatasnamakan Panwaslu masyarakat jangan percaya hal itu, kami pun tidak pernah menertipkan pada malam hari, pasti pagi dan siang hari," tegas Azis.

Informasi yang diterima, ada lima baliho yang dicopot dan dinaikkan ke mobil pick up. Panwaslu akan lihat dulu dari algakanya, apakah algaka resmi atau tidak.

"Kalau Algaka resmi maka masuk dalam pelanggaran pemilu, pengrusakan. Kalau bukan Algaka resmi agak sulit, karena di PKPU nomor 4 itu tidak ada diatur terkait banner, kecuali umbul-umbul spanduk dan baliho. Tetap semua laporan kami terima dan proses, apapun itu mau terbukti maupun tidak terbukti," ujarnya.

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved