Rupiah Melemah, Kaltim Harus Perbanyak Ekspor

Kalau dollar naik begini, sebetulnya eksportir senyum-senyum. Untuk Kaltim, ekspornya masih lebih tinggi

TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim, Muhamad Nur. 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Nilai tukar dollar mencapai Rp 14 ribu. Beruntung, nilai ekspor Kaltim jauh lebih besar dibandingkan impor. Sehingga, dampak kenaikan dollar belum memberikan dampak signifikan bagi iklim perekonomian Kaltim di Bumi Etam.

"Kalau dollar naik begini, sebetulnya eksportir senyum-senyum. Untuk Kaltim, ekspornya masih lebih tinggi dibandingkan impor. Insyaallah tak terpengaruh (kenaikan dollar)," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Muhamad Nur.

Baca: Jika Diusung Parat-partai Ini, Gatot Nurmantyo Potensial Kalahkan Jokowi

Menurut Nur, saat kondisi rupiah melemah, ekspor harus diperbanyak. Sehingga, dollar banyak masuk ke dalam negeri dan bisa dipergunakan untuk berbagai kebutuhan. "Kita harus perbanyak ekspor," tegasnya.

Berbeda dengan eksportir, importir justru harus mengencangkan ikat pinggang.

"Karena harus mendatangkan bahan-bahan produksi. Importir yang terganggu. Tapi, Kaltim masih lebih banyak ekspornya," kata Nur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Nilai ekspor Kaltim Maret 2018 mencapai 1,70 miliar dollar atau mengalami peningkatan sebesar 21,74 persen dibanding dengan ekspor Februari 2018. Sementara bila dibanding Maret 2017 mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen.

Baca: Indahnya Hamparan Bunga Celosia di Jogja, Seperti Lagi Liburan di Luar Negeri

Ekspor barang migas Maret 2018 mencapai 0,31 miliar dollar, naik 13,72 persen dibanding Februari 2018. Sementara ekspor barang non migas Maret 2018 mencapai 1,39 miliar dollar, naik 23,70 persen dibanding Februari 2018.

Secara kumulatif, nilai ekspor Provinsi Kaltim periode Januari-Maret 2018 mencapai 4,57 miliar dollar, atau naik 6,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.

Baca: Dikabarkan, Najib Razak Bersama Istri Terbang ke Jakarta Gunakan Pesawat Pribadi Peter Sondakh

Dari seluruh ekspor periode Januari-Maret 2018, ekspor barang migas mencapai 0,81 miliar dollar, atau turun 24,79 persen dan barang non migas mencapai 3,75 miliar dollar, atau naik sebesar 16,58 persen dibanding periode yang sama tahun 201

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved