MotoGP

Legenda MotoGP: Valentino Rossi Bisa Raih Juara Dunia jika yang Lain Bikin Kesalahan

Valentino Rossi sudah puasa gelar juara dunia selama delapan tahun usai terakhir kali menyabet status tersebut pada musim 2009.

Legenda MotoGP: Valentino Rossi Bisa Raih Juara Dunia jika yang Lain Bikin Kesalahan
instagram
Valentino Rossi 

TRIBUNKALTIM.CO - Legenda ajang balap motor dunia, Kevin Schwantz, mengatakan sulit bagi Valentino Rossi untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP untuk musim ini.

Valentino Rossi sudah puasa gelar juara dunia selama delapan tahun usai terakhir kali menyabet status tersebut pada musim kompetisi 2009.

Selama periode tersebut, sembilan kali juara dunia itu tiga kali keluar sebagai runner up Kejuaraan Dunia MotoGP (2014, 2015, dan 2016).

Baca: Kota Kelahirannya Diguncang 3 Bom, Maia Estianty: Teroris Bukan Ajaran Islam!

Musim lalu (2017), menjadi musim paling buruk bagi Valentino Rossi sejak menjadi pebalap Yamaha usai mengakhiri musim pada peringkat lima.

Valentino Rossi merayakan podium di San Marino dengan minum sampanye dari sepatu
Valentino Rossi merayakan podium di San Marino dengan minum sampanye dari sepatu. (motogp)

Melihat kondisi itu, Kevin Schwantz pun mengungkapkan jika Valentino Rossi masih memiliki peluang untuk memenangkan balapan.

"Jika seseorang dapat memenangkan perlombaan, saya pikir pebalap itu memiliki kesempatan untuk menenangkan kejuaraan dunia," kata Kevin Schwantz dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP.

"Saya pikir Rossi bisa memenangkan balapan tetapi mungkin tidak untuk kejuaraan dunia. Namun ketika anda memenangkan balapan dengan konsisten, Anda dapat bersaing untuk kejuaraan dunia," kata Schwantz.

Kevin Schwantz
Kevin Schwantz (blog.motorcycle.com)

Baca: Arema vs PSM, Pita Hitam dan Hening Cipta Warnai Laga

Legenda Suzuki itu juga melihat fakta bahwa Marc Marquez (Repsol Honda) saat ini masih menjadi pebalap MotoGP terkuat.

Meskipun demikian, Kevin Schwantz juga masih melihat peluang bagi Valentino Rossi untuk bersaing andai pebalap lain melakukan kesalahan, seperti yang terjadi saat seri keempat MotoGP Spanyol.

"Marc Marquez meremukkan semua orang, dia masih bisas mengambil poin meskipun dia telah dihukum. Sedangkan Andrea Dovizioso masih belum konsisten," kata pria asal Amerika Serikat ini.

"Marquez adalah pebalap yang harus dikalahkan, Rossi bisa berada di sana dan mengumpulkan poin jika yang lain melakukan kesalahan," tutur Schwantz.

Baca: Eks Gelandang Liverpool di Liga 1 Ini Kecam Teror Bom Surabaya

Pada musim 2018, Valentino Rossi sempat tampil bagus pada seri perdana (MotoGP Qatar) sebelum akhirnya mengalami kesulitan pada seri-seri selanjutnya.

Dari empat seri balap yang sudah dilalui, The Doctor baru meraih satu podium dan bertengger di peringkat enam klasemen pebalap MotoGP 2018 dengan raihan 40 poin. (*)

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved