Sempat Sesak Nafas Saat Erupsi Freatik Gunung Merapi, Pendaki Ini Lolos dari Bahaya

Pendaki berusia 20 tahun itu melihat bumbungan asap pekat keluar dari puncak Gunung Merapi, dengan mata kepalanya sendiri.

Sempat Sesak Nafas Saat Erupsi Freatik Gunung Merapi, Pendaki Ini Lolos dari Bahaya
kompas.com/fikria hidayat
Pendaki menuruni sisi utara Gunung Merapi (2.896 mdpl) menuju pos Pasar Bubrah di jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (8/6/2014). 

TRIBUNKALTIM.CO - Erupsi freatik Gunung Merapi, Jumat (11/5/2018) kemarin, tampaknya tak akan pernah dilupakan Stefanus Willyanto Ruslan.

Pendaki berusia 20 tahun itu melihat bumbungan asap pekat keluar dari puncak Gunung Merapi, dengan mata kepalanya sendiri.

Pemuda asal Pemalang ini kemudian bersedia membagi kisah langka ini pada reporter Tribunjogja.com (Tribunnews.com Network)pada Jumat malam.

Stefanus bersama enam temannya berangkat dari basecamp mereka di kawasan Demangan pada pukul 19.00 WIB.

Mereka tiba di Pos Selo sekitar pukul 21.00 WIB dan kemudian melakukan registrasi, barulah mulai mendaki pada pukul 21.15 WIB.

Seorang anggota wanita rombongan ini tak kuat meneruskan pendakian dan menyerah di pos satu.

Pendakian dilanjutkan dengan enam anggota.

Baca juga:

MUI Samarinda Tegaskan Transaksi Penukaran Uang di Tepi Jalan Hukumnya Haram

Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk Menangkan Suara

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved