Aksi Solidaritas Tragedi Bom, Warga Balikpapan: Kami Tidak Takut, Lawan Terorisme!

Aksi solidaritas mengecam gerakan terorisme, aksi bom bunuh diri di Kota Surabaya dilakukan ratusan warga Balikpapan

Aksi Solidaritas Tragedi Bom, Warga Balikpapan: Kami Tidak Takut, Lawan Terorisme!
TRIBUN KALTIM / ARIDJWANA
Aksi Solidaritas dari para relawan dan partisipan merespon tindakan radikalisme dan terorisme di Kota Surabaya yang menyalakan lilin tanda berduka dan penuh rasa hormat kepada korban yang terkena imbas aksi terorisme, yang di gelar di Lapangan Merdeka, Balikpapan, hari Selasa (15/5/2018) malam ini 

TRIBUNKALTIM.CO - Aksi solidaritas mengecam gerakan terorisme, aksi bom bunuh diri di Kota Surabaya dilakukan ratusan warga dari berbagai elemen di Balikpapan, Selasa (15/5) malam di Lapangan Merdeka. Tepat di bawah tiang bendera panggung solidaritas pun digelar.

Ratusan warga menggengam lilin di tangannya sebagai simbol duka dan harapan agar tak ada lagi teror di Indonesia.

"Kami tidak takut. Kami lawan radikalisme. Kami lawan terorisme!". Lagu Indonesia Raya dikumandangkan menandai jalannya aksi. Disambung aksi monolog yang dipertunjukkan seniman teater asal PPU.

"Kalian ini siapa," ujar monologer di iringi denting gitar. Pertanyaan tersebut ditujukkan kepada kelompok terorisme yang menggangu keamanan Indonesia belakangan ini.

Baca: Terungkap, Pelaku Bom Larang Anaknya Sekolah dan Sering Ajak Video Terorisme

Aksi solidaritas dan doa bersama warga Kota Balikpapan yang tergabung dalam simpul gerakan rakyat dan organisasi masyarakat berlangsung hingga malam. Aksi ini merupakan bentuk respon ormas yang ada di Balikpapan untuk para korban tragedi teror bom yang terjadi di kawasan Jawa Timur.

Sementara, Koalisi Anti Radikalisme Kaltim yang diinisiasi elemen mahasiswa melantangkan pernyataan sikap, antara lain:

1. Mengecam keras segala bentuk tindakan radikalisme dan terorisme yang ada di seluruh indonesia.

2. Mendesak dan mendorong kepada aparat kamanan dan pemerintah untuk segera mengusut tuntas tindakan pengeboman di kota Surabaya.

3. Mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki kompetensi dan tidak memiliki data yang valid agar tidak mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif dan memperkeruh keadaan dan situasi paska tindakan terorisme yang telah terjadi.

Baca: Koalisi Anti Radikalisme Kaltim Desak DPRD Minta Pemerintah Segera Sahkan Revisi UU Terorisme

4. Mendesak DPRD Kota Balikpapan untuk meminta pemerintah republik Indonesia agar segera mengesahkan revisi undang-undang terorisme.

5. Mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan terus menjaga toleransi antar umat di kota Balikpapan serta turut memberikan peran kontributif dalam menciptakan keamanan, ketenangan, menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi oleh berbagai opinin maupun aksi aksi yang mengarah kepada perpecahan.

6. Menghimbau kepada pemerintah kota Balikpapan untuk mengadakan sosialisasi guna menangkal gerakan radikalisme dan terorisme.

7. Meminta aparat kepolisian kota Balikpapan untuk menjaga keamanan aktivitas beribadah di seluruh tempat ibadah di kota Balikpapan. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved