Simpan Senpi Rakitan, Warga PPU Diciduk Polisi

selain mengamankan sepi illegal juga mengamankan dua senapan agun, serta 1 buah amunisi aktif

Simpan Senpi Rakitan, Warga PPU Diciduk Polisi
ISTIMEWA
Senjata api yang diamankan 

Laporan wartawan tribunkaltim.co,Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO - Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mencokok dua warga Desa Binuang, Kecamatan Sepaku, Muhammad Yusuf dan Sutrisno, karena menyimpan senjata api (senpi) illegal dan senjata tajam. Keduanya ditangkap pada, Jumat (18/5) pukul 20.30 Wita.

Kapolres AKBP Sabil Umar melalui press release yang diterima Tribunkaltim.co, Sabtu (19/5/2018), kedua tersangka ditangkap dalam operasi Pekat Mahakam. Pengungkapan kasus ini berawal saat Jatanras Polres PPU sedang melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bila di Desa Binuang, Kecamatan Sepaku menyimpan senjata api rakitan laras panjang. 

Baca: Terungkap di Mata Najwa, Ada Rapat Misterius di Rumah Pelaku Bom Dihadiri Orang Bermobil Mewah

Setelah itu, polisi lalu mendatangi tempat perakitan senpi laras panjang di kediaman Muhammad Yusuf di RT 01 Dusun 01, Nomor 92 Desa Binuang. "Anggota kami melakukan penggerebekan dan penggeledahan ditemukan dua pucuk senjata apu rakitan di dalam tas." jelasnya.

Dari rumah Yusuf lanjut Sabil, selain mengamankan sepi illegal juga mengamankan dua senapan agun, serta 1 buah amunisi aktif kaliber 5 56, serta 3 senjata tajam jenis badik, Bukan hanya itu, polisi juga menemukan bahan pembuatan senpi serta 90 butir  LL. Di tempat yang sama lanjutnya, juga mengamankan Sutrisno dan juga menyimpan satu unit senpi illegal dan satu amunisi aktif.

Baca: Operasi Plastik Gagal hingga Berdarah Minang, Ini 5 Fakta Rosmah Mansor, Istri Mantan PM Malaysia

Ia mengatakan, kedua tersangka akan dikenakan pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951.Kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres PPU untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Kami juga akan melakukan koordinasi dengan Labfor Surabaya untuk memeriksa senpi illegal ini," katanya. 

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved