Target Molor, Proyek Jargas di Samarinda Akhirnya Diaudit

Usai diaudit, proyek yang belum diselesaikan akan kembali dilelang dan dikerjakan oleh kontraktor baru.

Target Molor, Proyek Jargas di Samarinda Akhirnya Diaudit
HO
Warga menunjukkan jaringan gas yang sudah terpasang di rumahnya di seputaran Pelita 4, Sambutan, Selasa (22/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proyek pembangunan 4.500 jaringan gas (jargas) di Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda yang awalnya ditargetkan bisa rampung bulan Desember 2017 lalu, hingga kini tak kunjung ada kejelasan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemkot Samarinda, Direktorat Jenderal (Dirjen) Migas, Kementerian ESDM sendiri, sudah dilangsungkan di Jakarta, Maret 2017 lalu.

Waty, warga Pelita 4 mempertanyakan kelanjutan proyek yang digadang-gadang bakal mengantikan penggunaan gas elpiji tersebut.

Sejak sekitar 8 bulan lalu, kata dia, di beberapa rumah warga sudah mulai dipasang pipa-pipa tanpa ada aliran gas. Waty berharap agar proyek ini bisa segera dirampungkan dan manfaatnya bisa segea dirasakan masyarakat.

"Ya di rumah jadi pajangan gitu saja. Kadang jadi tempat gantungan plastik kresek," ujarnya.

Euis Eka, Kepala Sub Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (Kasubag Energi dan SDA) Bagian Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda di Balikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa,  Selasa (21/5/2018) mengatakan bahwa proyek ini sedang diaudit.

Usai diaudit, proyek yang belum diselesaikan akan kembali dilelang dan dikerjakan oleh kontraktor baru.

"Kabarnya sedang diaudit pada Maret (2018) ini, cuma tidak jelas diaudit oleh BPH Migas atau Pertagas. Tapi sedang diaudit," ujarnya.

Berdasarkan tinjauan lapangan yang dilakukan baru-baru ini, kata Euis, jaringan yang terpasang masih hanya sekitar 50 persen saja. Masyarakat setempat juga menurutnya sangat berharap agar proyek ini bisa segera dirampungkan.

Halaman
123
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved