Pekan Lalu Diperiksa KPK, Berikut Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi mengaku telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Pekan Lalu Diperiksa KPK, Berikut Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang
KOMPAS.com/FITRI
Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberikan klarifikasi terkait pemeriksaannya oleh KPK. TGB bicara kepada wartawan di Pendopo Gubernur, Minggu malam (27/5/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi mengaku telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu.

Majdi mengatakan, dia diperiksa penyidik KPK selama satu jam di Markas Polda NTB.

Namun, dia tidak menjelaskan terkait kasus apa pemeriksaan itu dilakukan.

Baca: Yuk, Intip Rumah Mewah Roy Kiyoshi yang Lagi Naik Daun, Ada Banyak Boneka

Baca: Madrid Raih Juara Liga Champions 2018, Prestasi Zizou Tembus Batas

Baca: Tangani Anak Ngelem, Perlu Perda Penanganan Kenakalan Remaja

"Itu proses klarifikasi, saya pikir dalam banyak hal. KPK akan melakukan klarifikasi terhadap informasi informasi atau masukan dari masyarakat," kata Majdi saat ditemui di Pendopo Gubernur yang merupakan kediamannya, Minggu (27/5/2018).

"Kami merespons dengan baik. Kita commited untuk mendukung penegakan hukum, jadi begitu," kata pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut.

Wartawan berusaha menyinggung sejumlah kemungkinan pemeriksaan itu dilakukan, termasuk mengenai perusahaan tambang yang ada di NTB.

Baca: Inilah 18 Pemain yang Terpilih Masuk Skuat Terbaik Liga Champions 2017-2018

Baca: Tahun Ini Rusun ASN Pemprov Kaltara Dilelang

Baca: Dinsos Kewalahan Tangani Anak Pecandu Lem

Namun, TGB tetap tidak bersedia menjelaskan mengenai materi pemeriksaan.

"Saya rasa klarifikasi biasa," kata dia.

TBG juga mengatakan, bukan kali pertama dirinya memenuhi panggilan KPK.

Baca: Juli, Dinas Sosial Mulai Tutup Lokalisasi

Baca: Terkait Transportasi Sungai dan Keselamatan Berlayar, Kaltara Belum Punya SOP Bersama

Baca: Dua Pasangan Mesum Ditemukan di Kamar Losmen

Dia menjelaskan, misalnya soal pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), KPK akan menanyakan atau melakukan klarifikasi mengenai kualitas atau kuantitas kekayaan itu.

Menurut TGB Zainul Majdi, dia sangat mendukung apa yang dilakukan KPK, terutama dalam hal pemberantasan korupsi.

Sebab, itu akan menunjukkan kredibilitas pemerintah di mata masyarakat, akan terbangun kepercayaan masyarakat pada daerah.

Baca: Bertugas sebagai Satuan Khusus Polisi Kehutanan, SPORC mirip Densus 88

Baca: Curi Poin di Jakarta, Begini Kata Pelatih Borneo FC

Baca: Segera Catat Tanggal Mainnya, JakCloth Lebaran Diskon hingga 90 Persen

"Jadi sebenarnya klarifikasi itu bagi saya adalah sesuatu yang wajar dilakukan, ketika ada hal hal yang ingin didalami atau diketahui lebih lanjut," ucap TGB.

"Posisi yang paling clear bahwa kami semua ini mendukung. Karena memang penegakan hukum itu salah satu yang paling penting, agar kredibilitas pemerintah di masyarakat itu terbangun dengan baik," tutur politisi Partai Demokrat itu. (*)

Baca: Banyak Aktivitas Ilegal di Kawasan Hutan, 10 Tahun lagi Tahura Bukit Soeharto Habis

Baca: Rusun ASN Pemprov Dilelang Kementerian Tahun Ini

Baca: VIDEO - Dua Buah Melon Terjual Rp 413 Juta dalam Lelang! Ternyata Ini yang Bikin Mahal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengaku Diperiksa KPK Pekan Lalu, Ini Penjelasan Tuan Guru Bajang", https://regional.kompas.com/read/2018/05/27/23101221/mengaku-diperiksa-kpk-pekan-lalu-ini-penjelasan-tuan-guru-bajang
Penulis : Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati
Editor : Bayu Galih

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved