Kurs Rupiah Menyentuh ke Level Rp 13.992

Namun, Lukman melihat kenaikan BI 7 Day Repo Rate yang begitu cepat belum tentu berdampak baik bagi rupiah dalam jangka panjang.

Thinkstockphotos.com
Ilustrasi rupiah 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berhasil kembali ke level di bawah Rp 14.000 pada Senin (28/5) siang.

Mengutip Bloomberg pukul 13.00 WIB, kurs rupiah di pasar spot menguat 0,94% ke level Rp 13.992 per dollar AS.

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah masih dipengaruhi oleh faktor hasil FOMC Minutes tengah pekan lalu yang dinilai kurang menguntungkan bagi pergerakan dollar AS.

Pasalnya, The Federal Reserves menyatakan akan membiarkan inflasi AS bergerak di atas 2% sekaligus belum memastikan apakah suku bunga acuan AS akan naik secara agresif atau bertahap di tahun ini. “Sejauh ini dollar AS juga melemah terhadap sebagian mata uang global,” katanya.

Di samping itu, sinyal Bank Indonesia yang akan menaikan suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate lagi dalam waktu dekat juga berimbas positif bagi rupiah. BI pun berencana menggelar Rapat Dewan Gubernur tambahan di akhir bulan ini.

Namun, Lukman melihat kenaikan BI 7 Day Repo Rate yang begitu cepat belum tentu berdampak baik bagi rupiah dalam jangka panjang.

Hingga penutupan perdagangan hari ini, Lukman memprediksi rupiah masih berpeluang bertahan di level Rp 13.900, atau tepatnya ada di kisaran Rp 13.975-Rp 14.025 per dollar AS. (*)

Artikel ini sudah tayang di kontan.co.id https://investasi.kontan.co.id/news/rupiah-spot-kembali-ke-level-rp-13900-apa-penyebabnya

Sumber: Kontan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved