Kebakaran

Rumah 3 Pintu di Sangatta Utara Ludes Dilalap Api, Wanita Ini Keluar Rumah Hanya Pakai Daster

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 pagi itu, tak hanya membuat keduanya kehilangan tempat tinggal, tapi juga barang-barang berharga.

Rumah 3 Pintu di Sangatta Utara Ludes Dilalap Api, Wanita Ini Keluar Rumah Hanya Pakai Daster
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah tiga pintu milik pasangan Bambang dan Harni. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Di tengah menjalankan ibadah puasa, pasangan Harni dan Bambang dirundung duka.

Rumah berbahan kayu miliknya yang terletak di Jalan Yos Sudarso III Gang Garuda II, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara,  ludes dilalap si jago merah, Selasa (29/5/2018).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 pagi itu, tak hanya membuat keduanya kehilangan tempat tinggal, tapi juga barang-barang berharga.

Saat kejadian, Harni hanya tinggal berempat dengan anak-anaknya yang masih kecil.

Baca: Persiba Terkendala Lapangan untuk Latihan Malam?

Lita berusia 11 tahun, Ahsanu berusia 6 tahun dan Irsyad yang berusia 1 tahun.

Sementara sang suami, Bambang tengah berjualan di pasar.

Ada adiknya yang ikut tinggal di rumah tersebut, juga sedang tidak ada di rumah karena bekerja.

“Saya hanya sama anak-anak saja. Saat kejadian, saya sedang mengayun (menidurkan dalam ayunan, red) si bungsu di depan televisi. Anak saya yang nomor dua, tiba-tiba lari-lari, teriak ada api di kamar. Saya kaget, langsung masuk ke kamar, sudah penuh asap,” ungkap Harni, saat ditemui tribunkaltim.co di rumah Ketua RT 12 Kelurahan Teluk Lingga.

Ia pun teriak meminta tolong tetangga, sambil berusaha memadamkan api yang diduga berasal dari stopkontak di dalam kamar.

Baca: Latihan Malam di Bulan Puasa, Wanderley Tetap Utamakan Fisik Prima Pemainnya

“Saya sudah berusaha memadamkan api. Tetangga belakang rumah juga ikut bantu. Tapi tidak tertangani lagi. Apinya cepat sekali membesar. Saya mau telepon ke siapa-siapa juga nggak bisa. Mau selamatkan barang berharga juga nggak kepikiran. Panik sekali waktu itu. Anak-anak juga,” ujarnya.

Karena panik dan api tak bisa teratasi, Harni pun keluar rumah memboyong ketiga anaknya.

Hanya pakaian yang dikenakan saat kejadian itu saja yang dibawanya.

“Tak ada yang bisa diselamatkan. Surat berharga, uang, perhiasan. Semua ada di dalam rumah. Bajunya yang saya pakai ini saja. Jilbab malah pinjam tetangga. Gendongan anak juga pinjam,” ungkapnya.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved