Siap-Siap Hadapi Lonjakan Pengunjung, Citra Niaga dan Pelabuhan Penumpang Mulai Dibenahi

untuk revitalisasi Citra Niaga sudah disiapkan anggaran sebesar Rp.1,7 miliar dan juga akan melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia.

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Citra Niaga Samarinda baru-baru ini 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perwujudan Program Samarinda Smart City garapan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda terus dikebut.  

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Samarinda Smart City sudah mulai bekerja sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Yang teranyar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda akan merevitalisasi Citra Niaga, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan mengembangkan pelabuhan-pelabuhan penumpang yang ada di Kota Samarinda. 

"Jadi apa yang direncanakan pak Walikota, pak Syaharie Jaang bahwa semua OPD bekerjasama membangun Samarinda Smart City itu secara bersamaan," ujarnya. 

Baca: Mendadak Tenar, Ini Deretan Foto Cantik Nissa Sabyan Gambus

Kehadiran Diskominfo dalam rapat di Dishub ini sendiri menurutnya untuk memastikan bahwa yang dikerjakan masing-masing OPD, tidak melenceng dan konsep-konsep Samarinda Smart City yang sudah ditentukan sebelumnya. 

"Jadi masterplan Citra Niaga kita connect-kan dengan masterplan pengembangan pelabuhan," jelas Dayat, sapaan akrabnya. 

Dayat menjelaskan, untuk revitalisasi Citra Niaga sudah disiapkan anggaran sebesar Rp.1,7 miliar dan juga akan melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia.

Baca: Rela Menyakiti Hati Lady Diana, Ini 4 Fakta Camilla yang Bikin Pangeran Charles Bertekuk Lutut

Revitalisasi Citra Niaga, salah satu ikon Kota Samarinda yang sudah berhasil meriah penghargaan Aga Khan Award di tahun 1994 ini rencananya sudah mulai dikerjakan oleh DPUPR Kota Samarinda mulai bulan Juni 2018 yang akan datang.

Di tahap awal, yang akan dibenahi adalah pembenahan drainase di jalan "letter S' dan trotoar. Setelah itu, juga akan dibangun pintu portal dan pintu gerbang taman. Paving block yang sudah rusak juga akan diganti. 

Dayat menuturkan, nantinya, pengembangan kawasan Citra Niaga ini akan mengusung konsep City Walk alias seluruh pengunjung yang datang wajib berjalan kaki. Di kawasan ini nantinya akan bebas dari kendaraan dan tertutup. Dengan demikian, jelas Dayat, pembangunan tempat parkir yang representatif di sekitar Citra Niaga menjadi sebuah keharusan. 

Baca: Tak Hanya Jet Li, Penampilan Terkini Stephen Chow tak Kalah Mengejutkan

"Masalah parkir ini akan kita bahas tersendiri," ujarnya. 

Hal lainnya, kata Dayat, Citra Niaga akan dikembalikan ke fungsi awalnya, yakni pusat penjualan aksesoris dan pernak-pernik khas Kota Samarinda.

Pedagang yang menjual dagangan di luar yang sudah ditentukan tidak diperkenankan berjualan di kawasan Citra Niaga. Namun untuk masalah ini, juga menurutnya akan dibahas lebih lanjut dengan UPTD Citra Niaga.

Dayat menuturkan, seiring dengan beroperasinya Bandara APT Pranoto dan jalan tol Balikpapan - Samarinda, jumlah pengunjung ke Kota Samarinda dipastikan akan naik signifikan. Diharapkan, para pengunjung ini tak hanya sekadar melintas, tapi juga bisa singgah dan berlama-lama di Kota Samarinda.

Baca: Rela Menyakiti Hati Lady Diana, Ini 4 Fakta Camilla yang Bikin Pangeran Charles Bertekuk Lutut

Revitalisasi Citra Niaga, pembangunan pelabuhan-pelabuhan, kapal wisata, dan lainnya nantinya akan terkoneksi antara satu dan lainnya. Apa yang dilakukan ini juga bertujuan untuk segera merealisasikan program Water front city yang ditargetkan sudah bisa rampung di tahun 2025 mendatang. 

Lebih jauh, Kepala Dishub Kota Samarinda, Ismansyah menyampaikan bahwa nantinya akan ada dua titik lokasi parkir. Pertama di seputaran kantor Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tak jauh dari Citra Niaga. Pelindo sendiri menurutnya sudah mengajukan diri untuk menjadi pengelola parkir di kawasan tersebut. 

Kedua, akan ada lokasi parkir di seputaran Pasar Pagi, baik di sisi darat dan sisi sungai. Khusus parkir di kawasan Pasar Pagi ini, ujar Ismansyah, pembenahan lokasi parkir ini diharapkan bisa perlahan-lahan mengikis kesan kumuh, rawan kriminalitas yang selama ini sudah tersemat di kawasan tersebut. 

Baca: Kunjungi Kabupaten Paser, Kapolda Kaltim Nginap di Hotel Ini, Cek Harga Kamarnya

"Menjadi ramah, indah, nyaman, itu yang mau saya rubah," ujarnya. 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved