Breaking News:

Sisir Preman di Sungai Mahakam, Polisi Justru Temukan Hal Ini

patroli dengan menggunakan speed Polsek dilakukan di sekitar perairan Harapan Baru, Sengkotek, Mahulu dan Loa Duri.

Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda melakukan patroli disekitar sungai Mahakam, Rabu (30/5/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bulan ramadan ini jajaran kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda semakin mengintensifkan patroli di sungai Mahakam.

Rabu (30/5/2018) pagi tadi, patroli dengan menggunakan speed Polsek dilakukan di sekitar perairan Harapan Baru, Sengkotek, Mahulu dan Loa Duri.

Patroli itu sendiri dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya aksi premanisme, peredaran narkotika, hingga warga yang membawa senjata tajam bukan haknya.

Baca: Mendadak Tenar, Ini Deretan Foto Cantik Nissa Sabyan Gambus

Praktik premanisme di sungai Mahakam sendiri sudah lama terjadi, dengan modus meminta bahan bakar minyak jenis solar ke anak buah kapal (ABK) yang melintas di sungai Mahakam, biasanya tug boat penarik tongkang batu bara yang kerap jadi sasaran.

"Patroli di sungai Mahakam memang rutin kami lakukan, guna antisipasi terjadinya aksi kriminalitas," ucap Kapolsek KP Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso, melalui Kanit Reskrim, Ipda Abdillah Dalimunte, Rabu (30/5/2018).

Lanjut dia menjelaskan, patroli pun semakin ditingkatkan pada bulan ramadan, terlebih jelang lebaran, pasalnya disinyalir bakal terjadi peningkatan aksi premanisme jelang lebaran.

Baca: Siap-Siap Hadapi Lonjakan Pengunjung, Citra Niaga dan Pelabuhan Penumpang Mulai Dibenahi

"Biasanya jelang lebaran meningkat, tapi kita tingkatkan juga patroli pengamanan," terangnya.

Sementara itu, hasil patroli pagi tadi, petugas mendapati empat warga diantaranya Sr (40), Iw (38), DS (32) dan Rs (35), yang tidak dapat menunjukan identitas diri.

Karena tidak ada benda terlarang, maupun senjata tajam, petugas pun hanya melakukan pembinaan terhadap keempatnya.

"Saat kita sisir sungai, ada empat warga di perahu ces, kita lakukan pemeriksaan, namun tidak ada benda terlarang, jadi kita lakukan pembinaan saja," ungkapnya.

Baca: Tak Hanya Jet Li, Penampilan Terkini Stephen Chow tak Kalah Mengejutkan

"Kalau mereka bawa sajam, atau indikasi pemerasan, kita langsung proses," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved