Banjir di Balikpapan

Kunci Penanganan Banjir Balikpapan Bukan Sebatas Drainase dan Sungai

Ia menjelaskan, penanganan banjir di tingkat hilir memang bisa dikatakan penting.

Kunci Penanganan Banjir Balikpapan Bukan Sebatas Drainase dan Sungai
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Lahan bervegetasi hijau di kawasan Sepinggan Kota Balikpapan dibuka untuk pembangunan perumahan sederhana kelas menengah ke atas. Foto diambil pada Selasa (15/5/2018) siang. 

“Pembebasan sedang diupayakan pemerintah. Jika selesai tahun ini pasti di tahun 2019 sudah berlangsung pengerjaannya. Kami akan pantau terus, ikut mengawasi di lapangan,” ujar politisi partai Demokrat ini.

Karena itu, dia pun mengimbau kepada pemerintah kota dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan untuk mampu merangkul semua pihak dalam mensukseskan program pelebaran Sungai Ampal.

“Dinas Pekerjaan Umum wajib berkoodinasi dengan BPN dan Camat serta Lurah dalam penetapan lokasi pembuatan peta bidang. Nanti kalau sudah beres, tinggal pelaksanaan teknsinya saja dilaksanakan. Kami akan ikut awasi, bakal lakukan sidak,” kata Haris.

Komisi III yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup akan melakukan kontrol pelaksanaan semua proyek penanganan banjir di Balikpapan.

Sebab untuk pelebaran Sungai Amal saja, ada anggaran Rp 8 miliar di tahun ini yang digunakan untuk upaya pembebasan lahan pinggiran sungai.

Belum lagi upaya pelebaran Sungai Ampal diperkirakan akan mengabiskan anggaran sampai sekitar Rp 200 miliar, yang akan membuka lahan baru antara 25 hingga 40 meter.

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved