Breaking News:

Viral Edaran Pengumpulkan Zakat Minimal Rp 1 Juta Per RT, Sandi Beber Begini Fakta Sebenarnya

"Prinsipnya kembali kerelaan masing masing. Enggak ada harus bayar segini, harus alokasi segini. Mungkin itu bagian adaptasi Pak Lurah

Editor: Achmad Bintoro
Ilustrasi pembagian zakat beras dan sembako/ Foto: okezone.com 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Instruksi kepada lurah untuk mengumpulkan zakat sebesar Rp 1 juta per RT dibantah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Hal ini untuk mengomentari surat edaran Lurah Cilandak Barat kepada RT di wilayahnya.

"Seruannya kan meningkatkan semangat berbagi amal ibadah kita di Bulan Suci. Tapi enggak ada (arahan) spesifik detail sampai seperti itu. Jadi itu mungkin interpretasi Lurah Cilandak Barat sendiri," ujar Sandiaga di Menteng, Sabtu (2/6/2018).

 
Sandiaga tidak menyalahkan Lurah Cilandak Barat, karena pada dasarnya membayar zakat merupakan kewajiban umat Islam.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengajak masyarakat membayar zakat ke lembaga resmi, seperti Bazis DKI Jakarta.

Bazis DKI sedang meningkatkan pengumpulannya hingga 25 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, Sandiaga menegaskan bahwa besaran yang harus terkumpul tiap RT tidak ditentukan.

Sandiaga menilai ini adalah upaya Lurah Cilandak Barat untuk mengingatkan warganya membayar zakat.

"Prinsipnya kembali kerelaan masing masing. Enggak ada harus bayar segini, harus alokasi segini. Mungkin itu bagian adaptasi Pak Lurah untuk mengingatkan RT-nya menjalankan itu," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, lurah adalah yang paling mengetahui kondisi warganya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved