Paser Wajib Ikuti Perkembangan Teknologi Informasi, Arief Rahman: Konsep Smart City Perlu Didukung

Apalagi pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan bagi Pemkab Paser, bukan merupakan barang baru.

Paser Wajib Ikuti Perkembangan Teknologi Informasi, Arief Rahman: Konsep Smart City Perlu Didukung
kompas.com
Ilustrasi - Smart City 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Kerjasama tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi dengan Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) menurut Asisten Umum Setda Paser H Arief Rahman, Selasa (5/6/2018), sudah seharusnya ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal ini agar pembangunan di Kabupaten Paser lebih bersinergi dan terkoordinir.

Apalagi pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan bagi Pemkab Paser, bukan merupakan barang baru.

“Tahun 2007, banyak pihak ketiga menawarkan kerjasama teknologi informasi ini, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk diskusi dengan BPKP. Akhirnya kita ikut aplikasi BPKP tanpa mengeluarkan biaya satu sen pun,” kata Arief.

Baca: Bandara SAMS Sepinggan Sediakan Lantai 4 untuk Pemudik yang Bermalam, Gratis!

Aspek keamanan merupakan salah satu pertimbangan paling penting.

Waktu itu, Arief mengaku masih menjabat Kabag Keuangan Setda Paser.

Tanpa jaminan aplikasi tidak bisa ditembus, Arief tidak berani membayangkan sistem keuangan kebobolan.

“Misalnya proses pencairan, ditambah satu angka nol pada nilai pembayaran Rp 100 juta, sudah luar biasa kita kebobolan. Waktu itu sistem teknologi informasi tidak seramai sekarang, apalagi Pemkot Surabaya sudah berhasil menerapkannya, kita bisa belajar dari keberhasilannya, termasuk dari sisi keamanannya,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Arief, sistem tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi sekarang sudah menjadi kebutuhan, yang suka atau suka harus diikuti perkembangannya.

Baca: Sisa 4 Hari Lagi, Hamidah, Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Belum juga Ditemukan

Salah satu buktinya adalah tuntutan pemerintah pusat agar pengiriman data melalui aplikasi mereka, sehingga langkah Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser perlu didukung semua OPD.

“DKISP sedang membangun sistem tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi untuk mendukung konsep Smart City. Setiap OPD punya aplikasi sendiri-sendiri dan kita harapkan sistem ini yang mensinergikannya. Contoh, apa yang direncanakan Bappeda juga tertuang di BPKAD, sehingga rencana kerja tidak terputus dan mudah tindaklanjuti dan mudah dievaluasi,” tambahnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved