Deretan Striker Andalan Persib, dari Sutiono Lamso Sampai Ezechiel N Douassel, Siapa Paling Jago?
Selama lebih dari dua dekade, tepat 23 tahun terakhir, Sutiono Lamso dan Sergio van Dijk dikenang sebagai top skor Persib
Penurunan penampilan Christian Gonzales yang begitu drastis membuat Persib Bandung melego sang pemain di akhir musim.

Pada musim 2013, Persib Bandung mengontrak Sergio van Dijk dari Adelaide United, Australia, pada musim 2013.
Pemain berdarah Belanda itu tampil langsung tampil impresif pada musim perdananya.
Ia mampu menyamai rekor 21 gol dalam semusim milik Sutiono.
Sergio van Dijk diharapkan sanggup memecahkan rekor itu pada musim keduanya bersama Persib Bandung.
Harapan bobotoh tersebut tak pernah terjadi.
Sergio van Dijk memutuskan pergi dari Bandung lalu bergabung dengan Sepahan, Iran, pada musim berikutnya.
Dua tahun membela klub-klub di luar Indonesia, termasuk di Thailand, ia kembali ke Persib Bandung pada musim 2016.
Sempat kesulitan pada awal musim, Sergio van Dijk pun rajin mencetak pada akhir musim ISC 2016.
Meski hanya total mencetak 12 gol pada musim itu, dia tetap menjadi top skor klub.
Sayang, sepanjang musim 2017, Sergio van Dijk hanya berkutat melawan cedera.
Djibril Coulibaly

Sebelum mengontrak kembali Sergio van Dijk, Persib Bandung juga pernah mengontrak raja gol Liga Super Indonesia (LSI).
Pangeran Biru "menculik" Djibril Coulibaly yang masuk dalam daftar top skor 2013 saat bersama Barito Putera.
Pemain asal Mali itu pesaing berat Sergio van Dijk di musim 2013 karena sama-sama mengoleksi 21 gol dalam semusim.