Polisi Benarkan Keluarkan SP3 untuk Rizieq Shihab

Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal Membenarkan polisi telah menerbitkan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) atas Rizieq Shihab.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

JAKARTA - Polisi mengonfirmasi bahwa kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang menjerat nama Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah dihentikan. Polisi telah mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3).

"Betul penyidik sudah hentikan kasus ini," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal saat dihubungi, Minggu (17/6/2018). Meski demikian, Iqbal belum menjelaskan secara rinci mengenai alasan dihentikannya kasus ini.

"Ini (alasan diberhentikannya kasus) semua kewenangan penyidik," kata dia. 

Pada akhir Januari 2017, jagat media sosial dihebohkan dengan tersebarnya screenshot percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017).
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Baca: Golkar Minta agar Kapolri Beri Klarifikasi tentang Terbitnya SP3 untuk Rizieq Shihab

Baca: Di Hari Lebaran, Rizieq Shihab Umumkan Terima SP3 Kasus Dugaan Chat Pornografi, Ini Kata Wakapolri

Baca: Inilah Foto Saat Prabowo dan Amien Rais Bertemu dengan Habib Rizieq Shihab di Saudi Arabia

Percakapan itu pertama kali diketahui dari situs baladacintarizieq.com. Dalam percakapan tersebut menyajikan foto wanita tanpa busana yang diduga Firza.

Sedangkan Rizieq diduga menjadi lawan bicara Firza dalam percakapan tersebut. Beredarnya percakapan berkonten pornografi tersebut membuat polisi melakukan penyelidikan. 

Ini Kata Polda Metro Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi bertindak setelah mengetahui adanya keresahan masyarakat soal peredaran percakapan ini.

Sebab, video percakapan dua orang itu mengandung konten pornografi. Setelah melalui serangkaian penyelidikan khirnya, pada Senin (29/5/2017) polisi kembali melakukan gelar perkara.

Amien Rais dan Rizieq Shihab saat berfoto bersama.
Amien Rais dan Rizieq Shihab saat berfoto bersama. ((Istimewa))

Baca: Prabowo, Amien Rais, dan Elit PKS Umrah Bersama, Ada Pertemuan dengan Rizieq Shihab?

Baca: Kasus Habib Rizieq Shihab di Polda Jabar Ternyata Sudah SP3 Sejak Februari

Baca: Jokowi Diminta Alumni 212 untuk Hentikan Kasus Rizieq Shihab, Begini Tanggapan Pihak Istana

 

Hasil dari gelar perkara tersebut menyimpulkan polisi menetapkan Rizieq sebagai tersangka tanpa perlu terlebih dahulu menunggu Rizieq kembali ke Indonesia.

"Ada alat bukti yang sudah ditemukan penyidik dari hasil gelar perkara, sudah layak dinaikkan jadi tersangka," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya saat itu. 

Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Rizieq juga sempat dinyatakan buron karena tak memenuhi panggilan polisi.(kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Benarkan SP3, Kasus "Chat" WhatsApp Rizieq Shihab Dihentikan", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/17/07535121/polisi-benarkan-sp3-kasus-chat-whatsapp-rizieq-shihab-dihentikan.
Penulis : Sherly Puspita
Editor : Caroline Damanik

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved