Pilgub Kaltim 2018

Agar Anak Muda tak Jadi Fakir Kuota, Paslon Ini Siapkan Program 5.000 WiFi Gratis

Cagub Rusmadi menjelaskan, penetrasi dari program 5 ribu Wifi ini sejatinya menitikberatkan pada pembangunan Kaltim dari desa ke kota.

iStock-Getty Images
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Melalui teknologi, Rusmadi - Safaruddin, dipastikan akan merealisasikan program 5.000 WiFi untuk membuka akses jaringan internet secara gratis di seluruh Benua Etam.

Perubahan Kalimantan Timur menuju Kaltim Bermartabat tinggal menunggu waktu.

Adanya Wifi gratis, paling tidak bakal membuat anak-anak muda tertolong dan tidak menjadi 'fakir kuota'. Dengan demikian, kreativitas bisa berjalan tanpa hambatan tidak punya paket data internet.

Baca: Brasil Vs Swiss Berakhir Seri, Pelatih Berkebangsaaan Brasil Ini Sebut Swiss Layak Diperhitungkan

Baca: Bakal Tayang 2019, Begini Penampakan Kostum Wonder Woman 1984 yang Dikenakan Gal Gadot

Baca: Makam Raja dan Ulama Kutai Dipenuhi Peziarah

Cagub Rusmadi menjelaskan, penetrasi dari program 5 ribu Wifi ini sejatinya menitikberatkan pada pembangunan Kaltim dari desa ke kota.

Artinya, informasi yang selama ini terpendam di pelosok Kaltim, akan dengan terdistribusi ke kota maupun kemasyarakat dunia. Begitu juga sebaliknya, warga di desa akan dapat menggali informasi mengenai usaha dan pasar di mancanegara.

"Program Kaltim Bermartabat ini intinya saling terkait satu dengan yang lain, jadi nggak sekadar program yang berdiri sendiri, tapi ada sinergi.

Baca: Puluhan Aktivis Muda Kaltim Nyatakan Perlawanan terhadap Terorisme, Radikalisme, dan Intoleransi

Baca: Lebaran Tahun Ini tak Kebagian, Guru Honor di Kaltim Masih Berharap Tahun Depan Bisa Dapat THR

Baca: Simak Tips Sederhana Merawat Uang Baru THR Lebaran Agar Tetap Mulus dan Bersih

Tidak mungkin program UMKM berjalan maksimal tanpa ada support teknologi seperti WiFi untuk digital market-nya. Ini cuma salah satu contoh," jelasnya.

Pemasangan 5.000 WiFi ini, tutur Rusmadi, memiliki beberapa maksud. Di antaranya, menyokong kebutuhan masyarakat di beberapa sektor, termasuk memperbaiki layanan pemerintahan via online.

"Seperti yang saya katakan tadi, semua program Kaltim Bermartabat itu saling terhubung. Keberadaan WiFi juga menunjang industri kreatif di Kaltim sebagai sektor baru potensial.

Baca: DPRD: Petinggi Tidak Hadir, Mediasi Nelayan - Perusahaan Batu Bara Belum Ada Keputusan Final

Baca: Usai Tanyakan SP3 Rizieq Shihab, Kevin Aprilio Tulis Permintaan Maaf

Baca: Tentara Yaman Berhasil Tembak Jatuh Drone Houthi Buatan Iran

Termasuk sektor pariwisata Kaltim yang potensial menjadi pengasil devisa," ungkapnya.

Cawagub Kaltim, Safaruddin mengungkapkan bicara soal data, dalam skala Kalimantan ada 72,19 persen pengguna internet pada 2017. Pertumbuhan pengguna internet secara nasional sendiri mencapai 143,26 juta tahun lalu.

Sayangnya, penetrasi pengguna internet berdasarkan karakter kabupaten/kota sangat jomplang. Presentasenya 72,41 persen untuk masyarakat urban.

Sementara untuk rural-urban 49,49 persen dan rural 48,25 persen.

“Masyarakat Kaltim, pastikan tanggal 27 Juni pergi ke TPS dan raih perubahan itu dengan mencoblos nomor empat,” serunya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved