Idul Fitri 2018

ASN Jangan Nambah Cuti Lagi, TPP Bakal Dipotong!

Seperti tahun lalu, ASN yang bandel dengan tidak mengindahkan masa kerja pasca masa cuti disanksi berupa pemotongan TPP.

ASN Jangan Nambah Cuti Lagi, TPP Bakal Dipotong!
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie memberi sambutan pada Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Tanggal 21 Juni 2018, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan sudah harus masuk kerja kembali pasca libur atau cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan, ASN jangan lagi ada yang melanggar ketentuan itu alias menambah cuti.

Irianto menginginkan semua pelayanan publik, penyelenggaraan pembangunan, dan kegiatan pemerintahan hari itu kembali lancar seperti biasanya.

"ASN harus disiplin, tidak boleh lagi menambah-nambah cuti. Bersyukur, pemerintah kita sudah memberi kesempatan panjang cuti bagi ASN berkumpul bersama keluarga," katanya, Senin (18/6/2018).

ASN yang memperpanjang cuti tanpa keterangan yang jelas sudah disiapkan sanksi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Baca juga:

 
 

Sanksi dapat berupa administratif hingga pemotongan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP).

Seperti tahun lalu, ASN yang bandel dengan tidak mengindahkan masa kerja pasca masa cuti disanksi berupa pemotongan TPP.

“PPK akan memberikan sanksi karena surat edaran Menteri PAN-RB sudah jelas penegasannya bahwa tanggal 21 Juni, ASN masuk kerja," sebutnya.

Irianto menegaskan, keterlambatan masuk kerja pasca cuti bersama tidak akan diberi toleransi kecuali dengan alasan darurat.

"Ini menyangkut kedisiplinan. Bagaimanapun pelayanan publik dan pembangunan harus diprioritaskan sebagai seorang ASN," sebutnya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved