Pilgub Kaltim 2018

Jelang Debat Terakhir, Ini Catatan Kepolisian Selama Bergulirnya Tahapan Pilgub Kaltim

Selama proses tahapan Pilgub Kaltim, masing-masing paslon masih dalam batas koridor yang relatif aman dan terkendali.

Jelang Debat Terakhir, Ini Catatan Kepolisian Selama Bergulirnya Tahapan Pilgub Kaltim
TRIBUN KALTIM
Debat perdana Pilkada Kaltim 2018 di Stasiun Metro TV, Jakarta, Rabu (25/4/2018) malam berjalan sesuai skenario. Ada 6 segmen, dengan durasi 90 menit (termasuk jeda iklan), empat pasangan calon (paslon) membeberkan gagasan dan program sesuai tema yang diberikan yakni 'Isu Strategis yang Dihadapi Kaltim'. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Debat terakhir 4 pasangan calon (paslon) yang berlaga di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 bakal digelar, Jumat (22/6/2018) mendatang.

Usai melaksanakan 2 kali debat publik di Ibu Kota Negara, Jakarta, yang disiarkan stasiun TV nasional; Metro TV dan Inews. Debat ketiga akhirnya digelar di rumah sendiri, Kaltim.

Debat tersebut bukan dihelat di Samarinda selaku ibu kota. Kota yang dikenal sebagai penyangga Kaltim, Kota Balikpapan yang dipilih penyelenggara Pilgub Kaltim 2018.

Baca: Netizen Bandingkan Busana Ayu Ting Ting dan Nagita Slavina saat Lebaran, Pada Suka Siapa Ya?

Baca: Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2018 - Belgia vs Panama di Penyisihan Grup G Malam Ini

Baca: Eeeih, Benarkah Deddy Corbuzier sedang Dekat dengan Runner Putri Indonesia

Keamanan jadi salah satu faktor mengapa debat publik digelar di Balikpapan. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

"Itu (keamanan) mungkin jadi salah satu faktor," tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya hingga sejauh ini belum melihat adanya potensi kerawanan yang terjadi.

Selama proses tahapan Pilgub Kaltim, masing-masing paslon masih dalam batas koridor yang relatif aman dan terkendali.

Baca: Jelang Debat Pasangan Calon Bupati dan Wabup, Ini Persiapan KPUD PPU

Baca: Unggah Video Duet Bareng sama Nissa Sabyan, Nagita Slavia Malah Dapat Nyinyiran dari Netizen

Baca: Pasang Spanduk Pilih Pemimpin yang Jujur, Ustad Ini Diancam Dibunuh Lewat SMS

"Belum ada potensi mengarah ke sana," jawabnya, saat ditanya apakah kepolisian menghindari potensi kericuhan antar pendukung antar paslon.

Setidaknya antisipasi dilakukan, mengingat hari pencoblosan kian dekat. Suhu dan tensi politik diyakini semakin meninggi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved