Menurut Panji si Petualang, Ini 5 Penyebab Ular Memangsa Manusia

Ular piton itu tergeletak dan tak bisa bergerak karena perutnya membesar. Usai ditarik dan dibedah, warga menemukan Wa Tiba dari dalam perut si ular.

Menurut Panji si Petualang, Ini 5 Penyebab Ular Memangsa Manusia
Instagram
Panji si Petualang 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus ular memangsa manusia kembali terjadi di SulawesiTenggara.

Seorang wanita bernama Wa Tiba (54) ditelan ular piton raksasa pada Kamis (14/6/2018) lalu.

Wa Tiba awalnya hanya mengecek kebunnya.

Baca: Anang Hermansyah Diminta tak Kembali Mencalonkan Diri di Pileg 2019

Baca: Pasal Presidential Threshold Kembali Digugat, Petinggi Demokrat Berharap pada Hakim Negarawan Sejati

Baca: Kritisi Dua Film Indonesia yang Sedang Tayang, Joko Anwar: Kepalaku Jadi Pening!

Wa Tiba ditelan ular piton
(Tribun Timur) Wa Tiba ditelan ular piton

Namun ia menghilang dan tak kunjung pulang ke rumah.

Pada pukul 09.00 WITA tanggal 15 Juni 2018, warga menemukan seekor ular besar sepanjang 7 meter.

Ular piton itu tergeletak dan tak bisa bergerak karena perutnya membesar.

Baca: Tak Bisa Sembarangan, Ini Standar Penggunaan Balon Udara agar Tak Membahayakan Penerbangan

Baca: Gemas pada Sang Putra, Andien Aisyah: yang Kanan Itu Boneka, Ada Sekrupnya di Belakang

Baca: Inilah Perbandingan Statistik Penampilan Ronaldo dan Messi di Laga Pertama Piala Dunia 2018

Usai ditarik dan dibedah, warga menemukan Wa Tiba dari dalam perut si ular.

Sebelumnya, ular piton sepanjang 7,1 meter juga memangsa manusia di Mamuju, Sulawesi Barat pada Maret 2017 silam.

Lalu mengapa ular piton ini memangsa manusia?

Ular piton.
(Zika Zakiya) Ular piton.

Menurut Panji si Petualang, ada beberapa faktor yang membuat ular raksasa memangsa manusia.

Dilansir dari Instagram, Panji menuliskan bahwa meskipun ular ini banyak ditemukan di Sumatera dan Kalimantan, karakter ular piton di Sulawesi jauh lebih agresif.

Faktor kedua yang menyebabkan peristiwa nahas ini ialah kerusakan habitat dan kurangnya makanan.

Baca: Lidik Kasus Sukmawati Dihentikan, Ratna Sarumpaet: Kasus Ini Sensitif, Polisi Harus Transparan!

Baca: Kosta Rika Vs Serbia - Tendangan Bebas Melengkung Kolarov Jadi Pembeda

Baca: Tenis Mania Kota Balikpapan Gelar Pertandingan Semarak Halal Bihalal Tenis Gembira

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved