Breaking News:

Kisah Pilu, Perbincangan Terakhir Korban Kapal Karam dan Kekasihnya Icha

Terus coba nelfon dianya, adiknya, ayahnya, ibunya udah nggak aktif akhirnya ya minta tolong juga atas info dari temen aku di Medan

Editor: Ahmad Bayasut
tribun medan/tommy
Jerit pilu keluarga korban KM Sinar Bangun menanti kabar keluarganya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tragedi karamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatra Utara pada (18/6/2018) menyisakan duka bagi kerabat korban.

Hal itu yang di rasakan Icha (18), kekasih Aldy Alprido Bungaran Nainggolan (22) yang turut menjadi korban karamnya KM Sinar Bangun

Ia mengaku pertama kali mendengar kabar tenggelamnya KM Sinar Bangun dari sosial media milik temannya. 

Penasaran dengan kebenaran informasi tersebut, Icha mangaku mencoba menghubungi keluarga Bungaran, namun setelah mencoba beberapa kali, usahanya itu tidak menemui titik terang. 

"Terus coba nelfon dianya, adiknya, ayahnya, ibunya udah nggak aktif akhirnya ya minta tolong juga atas info dari temen aku di Medan, Anggie," ujar Icha saat ditemui di kediaman Bungaran, Jalan H Ahyar RT 06/05, No 48 b, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/6/2018).

Icha, bercerita bahwa kekasihnya tersebut memiliki sifat tempramental, terlebih jika disinggung terkait keluarga. 

Namun berbanding 360 derajat soal asmara, Bungaran termasuk pria yang perhatian kepada kekasihnya. 

"Tapi basic nya dia itu orangnya peduli banget, kayak temennya kemarin kecelakaan dia langsung jengukin datengin," ucap Icha sambil menunjukan foto kekasihnya.

Sementara, Icha terakhir kali menghubungi Bungaran pada Rabu (13/6) beberapa jam sebelum kekasihnya bersama keluarga berangkat ke Danau Toba. 

Bahkan, di akhir percakapannya mereka sempat saling bergurau. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved